Tidak Terima Ditertibkan, Pemilik Warkop Siram Petugas PPKM Darurat Kota Medan dengan Air Panas

* Pelaku Dihukum Percobaan 2 Hari Kurungan

213 view
Tidak Terima Ditertibkan, Pemilik Warkop Siram Petugas PPKM Darurat Kota Medan dengan Air Panas
(Foto SIB/Rido Adeward Sitompul)
DISIDANG: Rakesh, pemilik warung kopi saat disidangkan oleh hakim tunggal PN Medan karena melanggar Perda Provinsi Sumut tentang penegakan hukum prokes di Kantor PKK Kota Medan, Kamis (15/7). 
Medan (SIB)
Pemilik warung kopi di Jalan Gatot, Kecamatan Medan Petisah, menyiram petugas PPKM Darurat, karena menolak tempat usahanya tutup.

Akibatnya, pemilik warung bernama Rakesh ini pun harus dijatuhkan hukuman percobaan 2 hari kurungan dengan ketentuan apabila melakukan pelanggaran hukum lainnya selama 15 hari ke depan, maka kurungan 2 hari tersebut harus dijalaninya.

Selain itu, Rakesh juga dikenai denda sebesar Rp 300 ribu oleh Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Tunggal Ulina Marbun dari Pengadilan Negeri (PN) Medan dan Jaksa Penuntut Umum Suryanta Desy dari Kejari Medan saat sidang yang digelar di Kantor Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Medan.

"Mereka datang dengan 3 truk kayak teroris mau menutup warungku, anak aku ada 5, sekolah, bagi rapor pakai uang, semua pakai uang, kalau warung ditutup anak istriku cemana?," katanya, Kamis (15/7).

Rakes mengaku, tidak ada menerima bantuan dari Wali Kota Medan Bobby maupun Gubernur Edy Rahmayadi, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Kota Medan.

"Apa yang saya dapat, terancam anak istri saya, siapa yang kasih makan, pemerintah yang ngasih makan anak istri saya?. Tak ada pemerintah yang kasih makan, nyuruh tutup, tapi tidak bertanggungjawab," ungkapnya.

Sementara itu, personel Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, Carly, kepada awak media mengaku, disiram air panas yang mengenai wajah dan tangannya.

"Pagi tadi kami datang bersama petugas gabungan lainnya untuk melaksanakan peneggakan aturan PPKM Darurat, tapi si pelaku melawan untuk ditutup tempat usahanya, malah kami disiram air panas, saya cuma berharap dia minta maaf," pungkasnya.

Diketahui, Rakesh, pemilik warung kopi (Warkop) di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, tidak terima warungnya ditertibkan Satgas Covid-19 saat PPKM Darurat, Kamis (15/7) pagi. Pemilik warung bernama Rakesh itu lantas menyiram petugas Satpol PP dengan air panas. Video penyiraman itu viral di media sosial. Selanjutnya Rakesh, dibawa menjalani sidang tipiring. (A17/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com