Tinjau Lokasi Bencana Banjir-Longsor di Sibolangit, Mensos Instruksikan Pendirian 7 Titik Lumbung Sosial


214 view
Tinjau Lokasi Bencana Banjir-Longsor di Sibolangit, Mensos Instruksikan Pendirian 7 Titik Lumbung Sosial
Foto harianSIB.com/Leo Bukit
KUNJUNGI: Mensos RI Tri Rismaharini didampingi Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar, Camat Sibolangit Febri E Gurusinga dan rombongan lainnya saat mengunjungi pengungsi korban longsor di Dusun III, Desa Kinangkung, Kecamatan Sibolangit, Jumat (19/11).
Sibolangit (SIB)
Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Tri Rismaharini meninjau lokasi terdampak banjir dan longsor di Desa Kinangkung-Desa Buluh Awar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (19/11).

Lokasi pertama yang dikunjungi Risma adalah Dusun III, Desa Rumah Kinangkung. Tiba di lokasi, Mensos langsung berjalan kaki dan menuju titik longsor. Sambil mendengarkan masukan, Risma mengamati dengan seksama lokasi kejadian.

Risma tampak berbincang dengan Camat Sibolangit Febri E Gurusinga SSTP MSP dan kepala desa setempat. Dari perbincangan dengan tokoh setempat, ia merekomendasikan untuk dilakukan relokasi.

"Melihat kondisi seperti ini, dikhawatirkan bisa terjadi longsor susulan. Kalau itu terjadi akses masyarakat bisa terputus. Ada tujuh dusun yang rawan terputus aksesnya bila terjadi longsor susulan. Jadi solusinya kita akan siapkan tujuh lokasi bufferstock (lumbung sosial). Gunanya sebagai cadangan makanan mereka kalau seandainya terjadi sesuatu," katanya seperti dilansir dari harianSIB.com.

Kepada Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar yang mendampingi, Risma juga menyarankan agar melakukan restorasi jalan. Karena kondisi jalan sangat riskan. "Saya lihat hunian warga juga rawan terhadap longsor. Oleh karena itu, kita akan bantu warga untuk direlokasi lahan maupun rumahnya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos juga menyerahkan bantuan logistik serta santunan ahli waris dan korban luka. Kementerian Sosial menyalurkan santunan kepada ahli waris untuk korban atas nama Rasmiken Ginting sebesar Rp15 juta. Santunan korban luka atas nama Sama Ginting sebesar Rp5 juta. Total nilai santunan sebesar Rp159.967.718.

Kemensos melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) melakukan pendataan terhadap korban, merelokasi kelompok masyarakat rentan seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan anak-anak dari lokasi yang lebih aman, mendistribusikan bantuan logistik, dan mendirikan dapur umum.

Jembatan Gantung
Usai mengunjungi pengungsi di Dusun III, Desa Kinangkung, Tri Rismaharini melanjutkan peninjauan badan jalan yang telah putus akibat longsor di Desa Buluh Awar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Ia bersama rombongan meninjau lokasi longsor dan menyampaikan penanganan agar tidak terjadi longsor susulan kepada Dinas PUPR Deliserdang. Ia meminta warga dilarang kembali bermukim di lokasi yang terkena longsor. "Untuk lokasi longsor jalan penghubung Desa Buluh Awar akan segera diperbaiki," katanya.

Seperti diketahui, Risma bersama rombongan tiba di lokasi longsor pada pukul 08.30 WIB disambut Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar, Camat Sibolangit Febri E Gurusinga SSTP MSP, Kapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma, Danramil 03 Sibolangit Kapten Arh Liston B Situmeang.

Kepala UPT Puskesmas Sibolangit dr Tomo Edy MKes, Kadis Damkar Deliserdang Kurnia Boloni, Kadishub Deliserdang Suryadi Aritonang, Kadis PUPR Deliserdang Janso Sipahutar, Kadis Perkim Deliserdang Heriyansah Siregar, Kadis BPBD Deliserdang Zainal Abidin Hutagalung, Kadis Sosial Deliserdang Rudi Tambunan dan lainnya.

Febri Gurusinga mengatakan ada wacana dari Risma akan membangun jembatan gantung di Desa Buluh Awar. "Tadi ada wacana dari ibu Mensos dibangunkan jembatan gantung," ujarnya.

Ia mengatakan Pemkab Deliserdang bersama kepala desa saat ini sudah melakukan pendekatan dengan pemilik tanah sebanyak 20 orang yang dianggap representatif untuk pembukaan jalan baru. "Tapi dalam hal ini ada satu orang lagi pemilik lahan yang belum setuju," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Buluh Awar Obet Bukit juga membenarkan Mensos akan membangun jembatan gantung. "Iya, dari kementerian yang akan membangunnya," ungkapnya.

Pihaknya juga diminta untuk mendata lahan warga yang terdampak akibat longsor. Kondisi longsor di desa wisata rohani tersebut saat ini, sudah berukuran panjang 200 meter dan lebarnya 50 meter. "Dari pendataan saat ini sudah ada 13 orang yang lahannya terkena longsor," sebutnya. (SS6/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com