Ukraina Rebut Kota Kunci di Wilayah yang Dicaplok, Rusia Kocar-kacir

* Ukraina Resmi Daftar Jadi Anggota NATO

243 view
Ukraina Rebut Kota Kunci di Wilayah yang Dicaplok, Rusia Kocar-kacir
(AP/Kostiantyn Liberov)
Tentara Ukraina merebut Lyman, kota kunci di salah satu wilayah yang dicaplok Rusia, Donetsk, Sabtu (1/9). Pasukan Rusia pun langsung kocar-kacir. 

Kiev (SIB)

Tentara Ukraina merebut Lyman, kota kunci di salah satu wilayah yang dicaplok Rusia, Donetsk, pada Sabtu (1/9). Pasukan Rusia pun langsung kocar-kacir.


"Pasukan Tempur Udara Ukraina memasuki Lyman, kawasan Donetsk," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Ukraina yang dikutip AFP.


Tak lama setelah itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa mereka "menarik" tentara dari Lyman "ke lokasi yang lebih aman."


Kota itu jatuh ke tangan Ukraina hanya berselang sehari setelah Rusia mencaplok empat wilayah di negara itu, yaitu Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.


Rusia mendeklarasikan pencaplokan setelah keempat wilayah itu menggelar referendum. Hasil referendum menunjukkan mayoritas warga ingin bergabung dengan Negeri Beruang Merah.


Lyman sendiri terletak di utara Donetsk. Sebenarnya, Rusia hanya menguasai sebagian Donetsk ketika referendum digelar pekan lalu. Sebagian warga Donetsk pun mengaku sejatinya tak mau bergabung dengan Rusia.


Di kancah global, hasil referendum dan pencaplokan ini tak diakui.


Amerika Serikat sampai-sampai menjatuhkan sanksi terhadap Rusia.


Sejumlah pengamat menganggap Presiden Vladimir Putin buru-buru mengadakan referendum dan mencaplok keempat wilayah di timur hingga selatan Ukraina itu karena mulai terdesak.


Belakangan, Ukraina memang kian garang. Hingga akhirnya, Ukraina menang besar ketika berhasil merebut Kharkiv, kawasan yang berbatasan langsung dengan Donetsk, di mana kelompok separatis pro-Rusia bercokol.


Dengan pencaplokan ini, Rusia dapat berdalih bahwa keempat wilayah tersebut kini merupakan bagian dari kedaulatan mereka. Mereka pun dapat menyerang Ukraina jika macam-macam di keempat wilayah itu.


Beberapa pengamat lain juga menganggap tujuan utama Rusia mencaplok keempat wilayah itu adalah untuk merekrut lebih banyak tentara cadangan melalui aturan wajib militer.


Bersumpah

Presiden Volodymyr Zelensky bersumpah akan merebut lebih banyak wilayah setelah pasukan Ukraina memasuki Lyman, salah satu kota kunci di Dobas, wilayah yang baru saja dicaplok Rusia.


"Sepanjang pekan ini, lebih banyak bendera Ukraina akan dikibarkan di Donbas. Akan lebih banyak lagi setelah itu," ujar Zelensky, Sabtu (1/10), seperti dikutip AFP.


Zelensky melontarkan pernyataan ini setelah pasukan Ukraina merebut Lyman dan mengibarkan bendera biru kuning di sana.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com