Update Kabar 6 WNI Tertahan di Kapal Sky Fortune Filipina: 1 Orang Sakit


213 view
Update Kabar 6 WNI Tertahan di Kapal Sky Fortune Filipina: 1 Orang Sakit
(Dok Istimewa)
MV Sky Fortune, kapal yang memuat 6 WNI. Mereka telantar selama 7 bulan tanpa gaji dengan kondisi mengkhawatirkan. Ini foto saat kapal bersandar, sebelum kembali lagi ke tengah lautan. 

Jakarta (SIB)

Enam warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di MV Sky Fortune masih tertahan di lautan Filipina. Laporan terbaru, satu WNI dalam kondisi sakit.

Perkembangan pekerja migran Indonesia di Filipina ini disampaikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila lewat situs resminya, diakses, Selasa (9/8).

KBRI Manila meminta penjaga Pantai Filipina (Philipine Coast Guard/PCG) dan dokter karantina untuk memonitor kondisi enam WNI di kapal itu. Kemudian, PCG dan dokter karantina berangkat ke kapal itu, di kawasan Tabaco.

"PCG beserta Dokter Karantina telah memeriksa kondisi kesehatan para PMI ABK, dan memberikan pengobatan bagi satu orang WNI yg dilaporkan sakit," demikian keterangan KBRI Manila.

Sejak menerima laporan kasus kapal Sky Fortune bulan Maret 2022, KBRI Manila menyatakan telah mengunjungi langsung lokasi kapal, melihat kondisi ABK WNI, dan memberikan bantuan perawatan satu ABK WNI yang sakit di rumah sakit, serta memastikan bantuan logistik terpenuhi.

KBRI Manila juga telah menggelar audiensi virtual kepada keluarga ABK pada bulan Maret serta memberi bantuan logistik pada Juli kemarin.

Sampai saat ini, enam WNI itu masih tetap tertahan di dalam kapal. KBRI Manila terus berupaya memastikan semua WNI itu dalam kondisi baik.

"Kasus ini dinilai cukup rumit karena menyangkut kasus hukum dan tanggung jawab pemilik kapal dan para ABK khususnya terkait dengan keberadaan kapal. Namun demikian, KBRI Manila akan terus berupaya dan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat hingga kasus ini terselesaikan," kata KBRI Manila.

Tanpa gaji

Enam WNI itu sudah berada di MV Sky Fortune selama tujuh bulan dan tidak digaji. Masalah mereka ini viral diketahui publik lewat cuitan akun Twitter salah satu kru kapal tersebut, May (@maimeichil), 3 Agustus 2022.

Mereka bekerja di MV Sky Fortune mulai 5 Januari 2022, namun pada 19 Januari, kapal itu menabrak karang.

Muatan beras di dalam kapal terendam. Kru kapal dari Indonesia disalahkan dan tidak dibayarkan gajinya.

Para WNI itu hidup di kapal yang parkir itu selama tujuh bulan. Mereka menghadapi masalah air bersih. Penyakit mulai menghinggapi.

"Kondisi di kapal tersebut sudah sangat menyedihkan dan mengkhawatirkan karena mereka tidak mendapatkan air bersih untuk mandi sehingga beberapa kru mengalami penyakit kulit dan tidak mendapatkan penanganan dari pihak medis," kata May.

Bila hujan turun, mereka menadah air dari langit supaya bisa digunakan untuk mandi dan mencuci baju. Mereka juga membuat WC darurat.

Dia berharap ayahnya dan lima WNI lainnya bisa segera diselamatkan. Keluarga membutuhkannya.

"Mohon doa dan bantuannya ya, semoga kasus ini dapat segera selesai. Karena kami harus melanjutkan hidup dan pendidikan namun bagaimana caranya jika tidak mendapatkan gaji satu bulan pun. Terlebih, kondisi kru Indonesia yang berada di kapal sangat mengkhawatirkan," kata May. (detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com