Varian Delta Menggila, Harga Bitcoin Cs Kembali Berdarah-darah


182 view
Varian Delta Menggila, Harga Bitcoin Cs Kembali Berdarah-darah
Foto: Australia Plus ABC
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Harga bitcoin lagi-lagi turun di bawah US$ 30.000. Hal tersebut terjadi karena investor di seluruh dunia khawatir mengenai virus Corona varian Delta yang merebak secara global.

Mengutip CNN, Rabu (21/7), berdasarkan data Coindesk, harga cryptocurrency turun sekitar 6% selama 24 jam terakhir. Cryptocurrency lainnya yang juga turun adalah Ethereum, turun sekitar 7%.

Sementara dogecoin, kripto yang dimulai sebagai mata uang meme, juga turun hampir 7%. Pada Selasa (20/7), bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 29.800 per koin, level terendah sejak bulan lalu.

Penurunan terjadi setelah Wall Street pada Senin lalu (19/7) terpukul keras oleh kecemasan atas penyebaran Covid-19 baru-baru ini serta ancaman yang muncul terhadap pemulihan ekonomi. Dow Jones Industrial Average (INDU) anjlok sekitar 725 poin, turun 2,1%. S&P 500 (SPX) mengakhiri hari dengan turun 1,6% dan Nasdaq (COMP) turun 1,1%.

Pasar Asia mengikuti penurunan dengan Nikkei 225 (N225) Jepang turun hampir 1%. Indeks Hang Seng (HSI) Hong Kong jatuh 0,8%. Kospi Korea Selatan (KOSPI) merosot 0,4%, sementara Shanghai Composite (SHCOMP) China datar.

"Bitcoin adalah aset paling berisiko saat ini dan bisa melihat tekanan jual yang kuat jika Wall Street memasuki mode penjualan panik," tulis Edward Moya, analis pasar senior untuk Amerika di Oanda, dalam catatan penelitiannya.

Nampaknya tahun ini menjadi tahun yang sulit bagi bitcoin dan kripto lainnya. Pada Juni, bitcoin (XBT) jatuh di bawah US$30.000 untuk pertama kalinya sejak akhir Januari.

Penurunan terbaru terjadi karena investor khawatir tentang dampak varian Delta pada pembukaan kembali ekonomi global. Saham maskapai penerbangan, jalur pelayaran, dan saham energi semuanya turun di Amerika Serikat.

Suku bunga obligasi jangka panjang juga terus merosot, ini menjadi tanda bahwa investor pendapatan tetap saat ini jauh lebih khawatir tentang perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh varian Delta daripada isu meningkatnya inflasi.

Meski begitu, saham Eropa dan AS berpose untuk sedikit rebound pada Selasa kemarin (20/7). Indeks utama di Eropa naik pada perdagangan pagi, dengan FTSE 100 (UKX) di London Prancis CAC 40 (CAC40) masing-masing naik sekitar 1%.

Saham berjangka AS juga naik tipis. Dow berjangka terakhir naik sekitar 0,7%, sementara berjangka untuk S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik sekitar 0,6% dan 0,5%. (detikfinance/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com