Varian Omicron Merebak, Pejabat RI Dilarang ke Luar Negeri


172 view
Varian Omicron Merebak, Pejabat RI Dilarang ke Luar Negeri
(Pavlo Gonchar / SOPA Images/Sipa/SOPA Images)
Ilustrasi - Jarum suntik medis dan botol terlihat di depan teks Omicron (B.1.1.529): SARS-CoV-2 di latar belakang.
Jakarta (SIB)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah melarang pejabat pergi ke luar negeri terkait merebaknya virus Corona varian Omicron. Keputusan ini untuk seluruh pejabat.

"Pejabat negara khususnya dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri," tegas Luhut dalam keterangannya, Kamis (2/12).
Luhut menambahkan larangan terhadap pejabat negara ke luar negeri tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Terkait WNI lainnya, Menko Luhut mengatakan pemerintah hanya mengimbau. Pemerintah berharap WNI berencana ke luar negeri membatalkan niatnya itu.

"Bagi masyarakat umum sifatnya masih imbauan. Jadi WNI diimbau agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dulu, hal ini untuk mencegah dan menjaga terus terkendalinya pandemi di negara ini," jelasnya.

Pemerintah, kata Menko Luhut, saat ini menyiapkan booster vaksin Corona ketiga yang ditujukan untuk para lansia dan kelompok rentan. "Pemberian booster akan segera dijadwalkan dan mulai dilaksanakan pada periode Januari tahun depan," jelasnya.

Selain itu, atas arahan Presiden Jokowi, masa karantina bagi WNA dan WNI pelaku perjalanan dari negara-negara di luar 11 negara yg dilarang masuk, ditambah menjadi 10 hari yang sebelumnya 7 hari.

Langkah ini menurut Luhut diambil dengan mempertimbangkan semakin banyaknya negara yang mendeteksi varian Omicron. Perpanjangan masa karantina ini akan berlaku sejak 3 Desember.

"Tentunya kebijakan yang diambil ini akan terus dievaluasi secara berkala sambil kita terus memahami dan mendalami informasi tentang varian baru ini" imbuhnya. (detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com