Viral ‘Nyaris Rp 100 T' Terkait Rekening Brigadir J, PPATK Pastikan Bukan Saldo


526 view
Viral ‘Nyaris Rp 100 T' Terkait Rekening Brigadir J, PPATK Pastikan Bukan Saldo
Foto : Net
Ilustrasi

Jakarta (SIB)

Potongan dokumen terkait rekening Brigadir Yosua (Brigadir J) dengan tampilan angka nyaris Rp 100 triliun viral di media sosial. PPATK menjelaskan maksud angka tersebut dan memastikan bahwa angka itu bukan saldo rekening.

Potongan dokumen yang viral itu adalah bagian dari surat pembekuan rekening Brigadir J. Dalam surat itu, tertulis nama Nofriansyah Yosua, nomor rekening, serta tulisan 'Nominal: Rp 99.999.999.999.999'. PPATK mengatakan, nilai tersebut merupakan plafon tertinggi pembekuan yang lazim dilakukan.

"Itu plafon tertinggi pembekuan. Praktik lazim di perbankan dan selalu menggunakan nilai tertinggi yang hampir mustahil. Itu angka setting di sistem komputer bank, bukan angka saldo," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Jumat (25/11).

Ivan mengatakan, jika salah satu bank membekukan salah satu rekening, tentunya diatur dengan nilai tertinggi. Hal ini guna membekukan segala aktivitas transaksi dalam jumlah apa pun.

"Jadi kalau kami perintahkan pembekuan rekening, bank akan setting di sistemnya jumlah maksimal yang akan dibekukan oleh bank sehingga sistem akan membaca numerik yang diberikan," ujarnya.

"Jadi kalau nasabah transaksi masih di bawah numerik tadi, sistem akan mengunci," tambahnya.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com