Senin, 20 Mei 2024 WIB

WHO Sebut Populasi Gaza dalam Bahaya Besar, Korban Tewas Lampaui 21.000 Orang

Redaksi - Jumat, 29 Desember 2023 09:15 WIB
244 view
WHO Sebut Populasi Gaza dalam Bahaya Besar, Korban Tewas Lampaui 21.000 Orang
(dok. AP/Fatima Shbair)
Kehancuran di Gaza akibat serangan tanpa henti Israel.
Gaza (SIB)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan penduduk Gaza dalam bahaya besar. Kelaparan akut hingga keputusasaan melanda wilayah Palestina tersebut. Dilansir AFP, Kamis (28/12), WHO mengatakan pihaknya mengirimkan pasokan ke dua rumah sakit pada hari Selasa - satu di utara dan satu di selatan - dengan 21 dari 36 rumah sakit di Jalur Gaza tidak lagi berfungsi sama sekali.
Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan komunitas internasional untuk mengambil langkah-langkah mendesak guna meringankan bahaya besar yang dihadapi penduduk Gaza dan membahayakan kemampuan pekerja kemanusiaan untuk membantu orang-orang yang mengalami luka parah, kelaparan akut, dan berisiko parah terkena penyakit.
"Kebutuhan akan makanan terus meningkat di seluruh Jalur Gaza, sementara orang-orang yang kelaparan kembali menghentikan konvoi kami hari ini dengan harapan dapat menemukan makanan," tulis keterangan WHO.
"Kemampuan WHO untuk memasok obat-obatan, perlengkapan medis, dan bahan bakar ke rumah sakit semakin dibatasi oleh kelaparan dan keputusasaan orang-orang dalam perjalanan menuju, dan di dalam, rumah sakit yang kita jangkau," lanjut pernyataan tersebut.
Selain itu, Tedros menyampaikan pihaknya berharap lebih banyak makanan tiba di seluruh Gaza. Menurutnya, kelangsungan operasi WHO sangat bergantung pada itu. "Keamanan staf kami dan kelangsungan operasi bergantung pada lebih banyak makanan yang tiba di seluruh Gaza dalam waktu dekat," kata Tedros.



Lampaui 21.000 Orang
Sementara itu, jumlah korban tewas akibat rentetan serangan Israel terhadap Jalur Gaza sejak awal Oktober lalu terus bertambah dan telah melampaui 21.000 orang. Dalam 24 jam terakhir, dilaporkan sedikitnya 195 orang tewas di daerah kantong Palestina tersebut.
Seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya, Kamis (28/12), Kementerian Kesehatan Gaza dalam laporan terbaru menyebut sedikitnya 21.110 orang tewas akibat serangan-serangan Israel di wilayah tersebut, sejak perang berkecamuk pada 7 Oktober lalu usai Hamas menyerang negara Yahudi itu.
Laporan otoritas kesehatan Gaza juga menyebut bahwa sebanyak 55.243 orang lainnya mengalami luka-luka akibat rentetan serangan Israel. Angka-angka yang dilaporkan otoritas kesehatan Gaza itu mencakup sedikitnya 195 orang yang tewas dan 325 orang yang terluka akibat serangan Israel dalam 24 jam terakhir.
Pasukan militer Israel terus menyerang Jalur Gaza melalui darat, laut dan udara. Pemadaman telekomunikasi di sebagian besar daerah kantong Palestina itu menghambat upaya untuk menjangkau para korban sipil. Israel terus menggempur Jalur Gaza sejak Hamas melancarkan serangan mengejutkan pada 7 Oktober lalu. Menurut otoritas Tel Aviv, sekira 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dan lebih dari 240 orang lainnya disandera.
Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu bersumpah memusnahkan Hamas dengan terus melancarkan serangan besar-besaran yang menghancurkan sebagian besar wilayah Jalur Gaza.
Israel mengatakan mereka telah melakukan apa pun yang bisa mereka lakukan demi melindungi warga sipil di Jalur Gaza, dan menyalahkan Hamas karena membahayakan warga sipil dengan melakukan operasi di tengah-tengah area permukiman sipil. Tuduhan itu dibantah oleh kelompok Hamas.
Namun sekutu terdekat Israel, Amerika Serikat (AS), terus menyerukan Tel Aviv melakukan lebih banyak hal demi mengurangi kematian warga sipil akibat apa yang disebut oleh Presiden Joe Biden sebagai "pengeboman tanpa pandang bulu". (**)


Baca Juga:


Baca Juga:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Luhut Diajak Prabowo Untuk Masuk ke Pemerintahannya
Jaksa ICC Ajukan Surat Penangkapan PM dan Menhan Israel
Bupati Buka MTQ Tingkat Kabupaten Karo
Pemkab Humbahas Peringati Harkitnas, Ini Kata Menkominfo RI
Yusrizal Dilantik Jadi Sekda Aceh Tenggara Definitif
Akhirnya! Bobby Resmi Kader Gerindra
komentar
beritaTerbaru