Akhir Februari, 5.000 Jurnalis Divaksin

Wagub Sumut Musa Rajekshah Harapkan Pers Awasi Kebijakan-kebijakan Pemerintah

* SPS SU Minta Provinsi, Pemkab/Pemko Prioritaskan Vaksinasi Keluarga Besarnya

277 view
(Foto: Dok/Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut)
SILATURAHMI: Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (baris kedua paling kiri) didampingi Ketua PWI Sumut Hermansyah (sebelah Wagub) dan lainnya bersilaturahmi bersama para jurnalis Kota Medan dalam rangka Hari Pers Nasional tahun 2021 di Warkop Jurnalis, Jalan KH Agus Salim, Medan, Selasa (9/2). 
Medan (SIB)
Di peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan memberikan 5.000 vaksinasi Covid-19 kepada para jurnalis di Tanah Air pada akhir Februari hingga awal Maret 2021 ini.
Hal itu disampaikan Jokowi saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang digelar secara virtual dari seluruh daerah di Indonesia, Selasa (9/2).

Di Sumut sendiri, peringatan HPN secara virtual dilaksanakan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman No. 41 Medan, yang dihadiri Wagub Sumut Musa Rajekshah bersama dengan Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Wakajatisu) Jacob Hendrik Pattipeilohy, Ketua PWI Sumut H Hermansjah dan pengurus lainnya. Juga para perwakilan organisasi wartawan lainnya yakni SMSI Sumut, IJTI Sumut dan lain sebagainya. "Tadi saya sudah bisik-bisik ke Pak M Nuh, akhir Februari sampai awal Maret, nanti untuk awak media sudah disiapkan kira-kira 5.000 orang agar bisa divaksin," ujar Jokowi.

Dikatakan Presiden, vaksin yang akan diberikan kepada awak media adalah Coronavac dari Sinovac yang saat ini sedang diolah oleh PT Biofarma sebanyak 12 juta bahan baku.

Ketua PWI Pusat, Atal S Depari dalam peringatan HPN 2021 dengan tema 'Bangkit dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan dan Pemulihan Ekonomi" berharap agar pemerintah segera mencairkan insentif bagi industri pers seperti yang sudah dijanjikan. Apalagi saat ini media massa sedang mengalami krisis. "Ancaman bagi media konvensional muncul dengan semakin kuatnya platform digital. Perkembangan media sosial dan industri e-commerce mengguncang media konvensional. Pendapatan iklan media berkurang. Dibutuhkan regulasi untuk ini," sebutnya.

MENGAWASI
Sementara Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengatakan, bahwa pandemi memang memberikan dampak bagi seluruh insan pers. Dia berharap dalam suasana Covid-19 ini tidak mengurangi pemberitaan pers. "Keberadaan pers sangat penting dalam memberikan informasi di negara kita. Saya berharap bisa kita lewati ini dengan sama-sama berjuang dan bisa eksis di masyarakat," sebutnya.

Wagub juga berharap, perusahaan pers ke depan dapat berinovasi mengembangkan usahanya. Pers saat ini harus mampu menggali berita dan memberikan berita sesuai kode etik jurnalistik. "Saya berharap besar pada pers supaya bisa mengawasi kebijakan-kebijakan (pemerintah-red) yang ada," sebutnya.

KUNJUNGI TOKOH PERS
Dalam memeriahkan HPN 2021 ini, Musa juga menyempatkan diri mengunjungi Tokoh Pers Perjuangan Sumut Muhammad TWH, yang juga pemilik Museum Perjuangan Pers di Jalan Sei Alas No. 6, Kecamatan Medan Petisah.
Wagub bersama rombongan berkeliling dan terpukau melihat berbagai koleksi surat kabar lama yang dipajang di museum tersebut. Juga berbincang dengan Muhammad TWH tentang berbagai hal mengenai perkembangan pers dan keberadaan Museum Perjuangan Pers.

Sebelumnya, Musa Rajekshah juga merayakan HPN Tahun 2021 bersama insan pers di Warkop Jurnalis di Jalan KH Agus Salim, Medan. Kedatangan Wagub disambut antusias para wartawan dari berbagai media cetak, online, dan elektronik yang berada di warkop tersebut.

Ketua PWI Sumut Hermansyah yang ikut mendampingi Wagub Sumut mengatakan, kedatangan Wagub Musa Rajekshah menandakan bahwa pemerintah hadir dan mau mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi para wartawan saat ini. Apalagi di masa pandemi Covid-19, pers merupakan salah satu yang terdampak. "Akibat Covid-19 ikut membuat terpuruknya media dan wartawan, tidak hanya media cetak, media online pun terdampak pandemi Covid-19, untuk itu sesuai dengan arahan Pak Wagub, kita harus tetap berjuang di tengah pandemi ini, karena rakyat masih butuh informasi dari kita," ujarnya.

Prioritaskan
Pada kesempatan terpisah, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumatera Utara meminta Pemprov SU, Kabupaten/Kota kota di SU memrioritaskan vaksinasi pada keluarga besarnya. "Bukan untuk tren tapi pihak terkait persuratkabaran yang paling banyak bertemu dengan massa, mulai dari pracetak, cetak, loper hingga sampai ke tangan pembaca," ujar Farianda Putra Sinik di Medan, Selasa (9/2), seusai ikut memeringati Hari Pers 2021.

Ia mengatakan, sama seperti wartawan, keluarga besar perusahaan pers adalah pihak yang banyak bersosialisasi dengan publik dari ragam latar belakang. Menembus ragam cuaca. "Prioritas vaksinasi menjadi sangat penting," tambahnya.

Ia menunjuk tekad Presiden Joko Widodo yang mengalokasikan 5 ribu dosis vaksin untuk jurnalis, yang dilaksanakan akhir Februari 2021. "SPS SU sangat mengapresiasi. SPS pun minta alokasi. Khususnya pihak yang bersedia divaksin. Tapi SPS SU optimistis semuanya bersedia divaksin," tambahnya.

Menurutnya, alokasi untuk jurnalis tersebut sangat indah jika mengkait pada persurat-kabaran. "Saya membatin, di saat industri surat kabar sedang berjuang keras bangkit, alangkah indahnya jika pihak terkait beroleh perlindungan (vaksinasi). Surat kabar kan adalah bagian yang berjasa dalam menyambung informasi ke masyarakat," tambahnya.

Minimal, lanjutnya, prioritas yang diinginkan ketika vaksinasi ke pelayan masyarakat, seperti skema yang diatur pemerintah, insan persuratkabaran juga mendapatkannya. (M11/R10/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com