Wali Kota Dampingi Menteri Dikbudristek Tinjau PTM di Medan


175 view
Wali Kota Dampingi Menteri Dikbudristek Tinjau PTM di Medan
Foto : Dok/Diskominfo Medan
TINJAU PTM : Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mendampingi Menteri Dikbudristek Nadiem Anwar Makarim meninjau pelaksanaan PTM di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Jalan Sunggal, Gang Bakung Pekan I, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (26/10).
Medan (SIB)
Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mendampingi Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Dikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meninjau pelaksanaan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Jalan Sunggal, Gang Bakung Pekan I, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (26/10).

Setibanya di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Bobby Afif Nasution bersama Nadiem Anwar Makarim memasuki ruangan kelas guna meninjau berlangsungnya PTM. Selain untuk memastikan PTM dilaksanakan dengan penerapan Prokes ketat dan benar, dalam peninjauan itu keduanya ingin memastikan setiap kelas hanya diisi 10 pelajar. Tak hanya itu, keduanya juga menyempatkan diri berbincang para pelajar dan guru di dalam kelas.

Kepada wartawan, Wali Kota Medan mengungkapkan pihaknya telah melaksanakan PTM sejak tanggal 11 Oktober 2021, dengan aturan dan Prokes yang ketat, diberlakukannya pembatasan jumlah maksimal 10 pelajar di dalam kelas, serta waktu pelaksanaan PTM selama 2 jam dalam sehari.

Ditambahkan, pelajar SMP diperbolehkan mengikuti PTM apabila sudah divaksin. Sementara, pelajar yang belum divaksin atau tidak mendapatkan izin dari orang tua tetap bisa mengikuti pembelajaran secara hybrid. Sebab, akunya, pihaknya telah meminta kepada seluruh sekolah tetap melakukan pembelajaran hybrid meski PTM sudah berjalan.

"Untuk mengawasi Prokes di sekolah, diwajibkan agar diaktifkan Tim Satgas Covid-19 Sekolah. Sebab kita tetap waspada dengan penyebaran Covid-19, meski saat ini Kota Medan status PPKM level 2," ungkapnya.

Terkait dengan PTM pelajar tingkat SD, lanjutnya, akan mulai diperbolehkan minggu depan atau awal bulan November, dengan tetap menerapkan Prokes ketat. "Seluruh SMP sudah diperbolehkan menggelar PTM. Untuk SD belum diperkenankan, namun kita minta SD harus memiliki kesiapan infrastruktur sesuai Prokes," terangnya. (A16/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com