Pembukaan MTQ Nasional XXIX

Wapres: Qur'an Harus Jadi Inspirasi Solusi Persoalan Bangsa

* Generasi Muda Harus Ditanamkan Pemahaman Islam Terhadap Keragaman

227 view
Wapres: Qur'an Harus Jadi Inspirasi Solusi Persoalan Bangsa
(Foto: Dok/Kemenag)
PUKUL GONG: Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin memukul gong tanda dibukanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX Tahun 2022 di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (12/10) malam.

Banjarbaru (SIB)

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXIX Tahun 2022 di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (12/10) malam.


Dalam sambutannya, Wapres menegaskan bahwa umat Islam harus mampu membangun nilai-nilai Al-Qur'an dan menjadikannya solusi dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.


"Al-Qur’an juga harus mampu menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan keharmonisan, sekaligus solusi dari berbagai persoalan aktual umat dan bangsa," tegas Wapres.


Wapres berharap generasi muda Islam semakin memiliki pemahaman yang benar tentang isi dan kandungan Al-Qur’an sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.


"Kepada generasi muda Islam harus ditanamkan pemahaman yang benar tentang bagaimana Islam memandang keragaman dalam masyarakat. Menekankan tujuan penciptaan manusia yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal dan saling menghormati satu sama lain," harap Wapres.


Pada kesempatan yang sama, Wapres mengungkapkan bahwa setiap muslim harus menjadi pribadi unggul yang menguasai ilmu pengetahuan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


"Setiap muslim harus menjadi pribadi unggul yang menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan, sehingga dapat memberikan kemasalahatan bagi masyarakat. Ilmu pengetahuan merupakan identitas generasi Qur’ani. Saya berharap generasi muda muslim mempunyai identitas tersebut," ungkap Wapres.


Lebih lanjut Wapres menyampaikan bahwa proses peningkatan pengetahuan tidak boleh berhenti, namun harus berkelanjutan agar selalu relevan dengan perkembangan zaman.


Salah satunya, tambah Wapres, dengan _iqra_ (bacalah), yang memiliki makna agar setiap umat Islam menekankan kepada pemupukan ilmu pengetahuan secara terus-menerus yang bisa dipakai untuk mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi.


"Generasi Qur’ani juga tidak hanya sekadar sanggup membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungannya agar bisa mengimplementasikan dalam kehidupan keseharian. Inilah salah satu ciri dari SDM (sumber daya manusia) unggul sesuai dengan nafas Al-Qur'an," pungkasnya. (Kemenag/f)




Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com