Kamis, 23 Mei 2024 WIB

Wapres Soroti Gaya Hidup Mewah Eks Pejabat Pajak, Singgung Kepercayaan Publik

Redaksi - Sabtu, 25 Februari 2023 09:09 WIB
247 view
Wapres Soroti Gaya Hidup Mewah Eks Pejabat Pajak, Singgung Kepercayaan Publik
KOMPAS/CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menjawab pertanyaan awak media saat sesi keterangan pers di Posyandu Siola Matahari, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (24/2/2023).
Jakarta (SIB)
Gaya hidup mewah pejabat pemerintahan menuai sorotan publik setelah mencuat kasus anak eks pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy Satrio, yang menganiaya anak pengurus GP Ansor.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan sikap dari segelintir orang tersebut dapat menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah.
"Jangan sampai ada ketidakpercayaan masyarakat terutama mereka yang membayar pajak kepada pemerintah, kemudian mereka wah, mereka menjadi ada ketidakpercayaan karena pajak yang dibayarkan digunakan oleh orang per orang. Saya kira itu penting," kata Ma'ruf di Mamuju seperti dalam keterangan tertulis dari BMPI Setwapres, Jumat (24/2).
Ma'ruf menyampaikan kesederhanaan penting untuk dipraktikkan di semua tingkat kehidupan masyarakat. Dia ingin letupan-letupan yang dipicu akibat kesenjangan sosial dapat diminimalkan.
"Mengenai masalah hidup sederhana saya kira itu harus menjadi gaya hidup para pejabat dari atas sampai ke bawah, jangan sampai hidup itu (berlebihan/mewah)," imbau Ma'ruf.
Dalam kesempatan yang sama, Ma'ruf menyampaikan dukungannya atas tindakan cepat dan tegas yang dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menyikapi kejadian ini.
"Saya kira tindakan Bu Menteri [Keuangan] itu sudah benar, ya kalau ada pejabat yang memamerkan hidup hedonis, itu perlu diingatkan ya," ungkap Ma'ruf.
Ma'ruf mengingatkan agar jangan sampai masyarakat berpikir pajak mereka disalahgunakan untuk memperkaya para pejabat pajak. Dia sekali lagi menyatakan dukungan atas sikap Sri Mulyani mencopot Rafael Alun Trisambodo.
"Jangan sampai ada ketidakpercayaan masyarakat, terutama mereka yang membayar pajak, kemudian mereka, wah, mereka menjadi ada ketidakpercayaan, 'pajak saya digunakan untuk orang per orang'. Saya kira itu penting," ucap Ma'ruf Amin.
"Dan ini kepercayaan masyarakat itu penting, karena itu kalau ada (pejabat hedon) tindakan bu Menteri Keuangan tepat sekali," lanjutnya.
Ma'ruf lalu menegaskan pajak yang telah dibayar oleh masyarakat harus digunakan semestinya, yakni untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.
"Dan saya kira pajak yang sudah dibayarkan oleh masyarakat, itu memang dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat, apa itu sekolah, jalan, insfrastruktur, bansos, dan semua untuk kepentingan masyarakat," kata Ma'ruf. (detikcom/a)



Baca Juga:
Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ma'ruf  Sebut Pentingnya  Ekonomi Syariah Jaga Keluarga dari Neraka
Wapres Buka Puasa Bersama Para Wartawan di Kediaman Resmi
Wapres Ma’ruf Amin Lapor LHKPN, Harta Naik Jadi Rp 15,3 Miliar
Mendagri Ingatkan Satpol PP Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik
Wapres Sebut Kritik Akademisi Bagian Dinamika Politik Jelang Pemilu
Ma'ruf Bicara Pentingnya Membangun Persaudaraan di Human Fraternity Majlis
komentar
beritaTerbaru