Wapres Ungkap Kemungkinan Vaksin Booster Jadi Syarat untuk Mudik

* MenPAN-RB Siapkan Regulasi untuk Hari Raya Idul Fitri

278 view
Wapres Ungkap Kemungkinan Vaksin Booster Jadi Syarat untuk Mudik
Foto : Dok Setwapres
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin.

Jakarta (SIB)

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengimbau masyarakat segera melakukan vaksinasi lengkap dan booster. Ma'ruf berbicara kemungkinan vaksinasi booster menjadi syarat untuk mudik Lebaran 2022.


"Ini vaksinasi menjadi penting karena untuk kekebalan komunitas itu kan salah satu faktor pentingnya adalah vaksinasi, vaksin. Untuk yang lansia itu akan terus didorong, juga yang masih baru 1 kali vaksin, itu menjelang bulan Ramadan ini 70% tervaksin dan kemudian juga booster," kata Ma'ruf Amin di Bandung seperti dalam rekaman audio yang diberikan Sekretariat Wakil Presiden, Selasa (22/3).


Ma'ruf menyebut, kemungkinan vaksin booster akan menjadi syarat untuk mudik. Ma'ruf mengatakan, selain vaksinasi lengkap, booster harus ditingkatkan.


"Bahkan nanti booster itu kita ingin jadikan sebagai syarat kalau nanti orang mau mudik. Selain vaksinasi sudah lengkap 2 kali juga sudah harus di-booster," sebutnya.


Dengan vaksinasi booster itu, kata Ma'ruf, tes PCR dan antigen tidak digunakan untuk syarat mudik. Ma'ruf menyebut, aturan itu kemungkinan akan diterapkan jika kasus Corona terus landai.


"Sehingga dengan demikian tidak perlu lagi ada semacam di-PCR atau diantigen. Ini kalau tidak terjadi lonjakan-lonjakan, kalau suasana terus landai seperti sekarang," tutur Ma'ruf.


Pemerintah akan memberikan kelonggaran kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum untuk mudik Lebaran tahun ini. Syaratnya, warga harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster).


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya akan menyiapkan regulasi untuk Hari Raya Idul Fitri. Khususnya tentang kelonggaran bagi masyarakat maupun ASN yang ingin mudik.


"Termasuk kami mempersiapkan menghadapi Hari Raya Idul Fitri, mempermudah teman-teman (ASN) dan masyarakat untuk bisa pulang kampung," kata Tjahjo setelah meresmikan Mal Pelayanan Publik Gajah Mada di Kota Mojokerto seperti dikutip dari detikJatim, Selasa (22/3).

Menurut Tjahjo, masyarakat dan ASN wajib mendapat vaksin Covid-19 dosis ketiga agar mendapat kelonggaran saat mudik Lebaran.


"Syaratnya harus tiga kali vaksin mulai sekarang, vaksin gratis saja kok. Kalau sudah vaksin tiga kali, bebas, mau ziarah, mau silaturahmi ke keluarganya di mana pun," jelas Tjahjo.


Tjahjo menambahkan, yang belum mendapat vaksin booster tidak diwajibkan menjalani tes swab PCR sebelum mudik.


Sebagai gantinya, mereka harus mengantongi hasil tes swab antigen.


"Yang baru dua kali vaksin ya harus antigen, tidak harus PCR, cukup antigen," tegas Tjahjo. (detikcom/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com