Kembali Demo Jalan Rusak di Payaroba

Warga: Kami Sudah “Muak” dengan Janji-janji Wali Kota Binjai


201 view
Warga: Kami Sudah “Muak” dengan Janji-janji Wali Kota Binjai
(Foto : SIB /M Irsan)
AKSI DEMO: Warga Kelurahan Paya Roba melakukan aksi demo dan memblokir Jalan sehingga truk-truk tak bisa melintas di jalan Umar Baki Kelurahan Payaroba Kecamatan Binjai Barat, Kamis (12/5).

Binjai (SIB)

Sejumlah warga Jalan Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, kembali menggelar unjuk rasa dengan menutup akses jalan di sana, Kamis (12/5) sore.


Kali ini penutupan jalan dilakukan tepat di persimpangan Jalan Labu, Lingkungan V, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara.


Mereka menutup akses jalan dengan menggunakan kursi, batang kayu serta menanam pisang dan ranting pohon.


Selain menutup akses jalan, masyarakat yang terdiri dari anak anak, remaja sampai orangtua membawa poster berisi ungkapan kekecewaan yang terbilang menarik seperti, "Berbudaya Kotanya, Makan Abu Warganya".


Salah satu warga setempat, Dodi Setiawan Lubis mengatakan, warga di daerah itu hanya minta Jalan Umar Baki itu segera diperbaiki. Kalau tidak, truk-truk tidak diperbolehkan lewat.


"Sebelumnya Wali Kota sudah pernah berjanji kepada masyarakat akan memperbaiki Jalan Umar Baki Kelurahan Payaroba ini selambat-lambatnya akhir bulan April 2022, Namun hingga bulan Mei, Jalan Umar Baki tidak juga diperbaiki," ucap Dodi.


Dodi juga mengatakan bahwa demo yang dilakukan warga Kelurahan Payaroba adalah demo yang ketiga kalinya dan mereka tidak mau Janji tinggal Janji lagi karena sudah banyak korban gara-gara jalan rusak tersebut.


"Kami sudah melayangkan surat untuk beraudiensi pada bulan puasa kemaren, namun tidak ada iktikad baik dari Pak Wali, maka kami sudah "muak" dengan janji-janji Pak Wali Kota. Tak ada hasilnya tak ada perbuatannya yang benar," jelasnya.


Sementara itu Kadis PU Kota Elvi Kristina di hadapan para pengunjuk rasa mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menenderkan pengerjaan Jalan Umar Baki ini.


Ia mengatakan kepada warga, bahwa penggunaan dana anggaran negara harus dapat dipertanggung jawabkan.


"Kemaren karena ada dokumen yang kurang lengkap jadi dibatalkan, dan kemaren karena ada libur panjang jadi mungkin minggu depan akan kita tenderkan lagi," jelasnya.


Pantauan wartawan di lapangan, walaupun Kadis PU telah menjelaskan mengenai pengerjaan Jalan Umar Baki, mereka tetap bertahan menutup Jalan Umar Baki.


Aksi tersebut mengakibatkan akses jalan yang banyak dilalui truk-truk mengalami kemacetan dan pihak kepolisian turun ke lokasi, guna mengamankan jalannya aksi. (MI/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com