Warga Banjarmasin Bikin Alat Pendeteksi Vaksinasi Lewat e-KTP


261 view
Warga Banjarmasin Bikin Alat Pendeteksi Vaksinasi Lewat e-KTP
(Muhammad Risanta/detikcom)
Habib Fathurrahman Bahasyim memperlihatkan alat Smart Checker pemindai e-KTP yang bisa digunakan untuk mengecek peserta vaksinasi. 
Banjarmasin (SIB)
Seorang warga di Kalimantan Selatan membuat alat yang bisa mendeteksi warga yang sudah divaksinasi. Cara pendeteksian dilakukan lewat e-KTP atau KTP elektronik.

"Alhamdulillah kami menciptakan alat ini tujuannya agar mempermudah urusan administrasi terkait data valid apakah seseorang sudah divaksin atau belum. Di satu sisi dengan alat ini kita bisa mengetahui seberapa besar jumlah orang sudah divaksinasi di suatu kawasan," ujar pembuat alat pendeteksi vaksinasi, Habib Fathurrahman Bahasyim, Rabu (28/7).

Habib Fathurrahman sendiri membuat alat yang diberi nama Smart Checker semata-mata ingin membantu pemerintah dan masyarakat luas, terutama program vaksinasi nasional, yang harus didukung dengan perangkat memadai. Saat proses pengecekan dan pemeriksaan hasil vaksinasi, warga tidak perlu lagi membawa sertifikat vaksinasi. Warga cukup menempelkan e-KTP pada salah satu panel maka akan ditunjukkan data yang menyebutkan seseorang sudah divaksin atau belum.

"Indikatornya adalah melalui alat sederhana namun berbasis teknologi ini, akan terlihat hasil nyatanya. Jika lampu berwarna hijau maka menandakan pemilik KTP ini sudah divaksinasi. Sedangkan lampu menyala merah berarti yang bersangkutan belum melakukan vaksin," jelas Fathurrahman sembari mendemonstrasikan alat ciptaannya tersebut.

Warga Kubah Basirih, Banjarmasin Barat, ini berharap hasil kreasi yang dibuatnya dapat dimanfaatkan pemerintah. Sebab, selain efisien, keberadaan alat ini setidaknya warga tidak perlu repot-repot lagi membawa sertifikat kalau ingin bepergian menggunakan moda transportasi darat, laut, ataupun udara.

Alat ini dikatakannya bisa saling terkoneksi dengan data server vaksinasi. Tak hanya itu, masyarakat tak perlu antre lama dan menimbulkan kerumunan. Karena hanya sepersekian detik hasilnya bisa terbaca lewat pemindaian kode batang (barcode scan) dari chip e-KTP.

Sebelumnya, pria yang punya hobi di bidang elektronik ini juga berhasil menciptakan smart banner terkait data Covid-19. Hasil karya ini pun sempat dibeli Pemerintah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Melalui smart banner masyarakat bisa tahu data ter-update yang diperlihatkan dari layar monitor dan terkoneksi dengan website resmi Covid-19.

"Selain berselawat ke sejumlah daerah, alhamdulillah kita meneruskan hobi lama di bidang elektronik. Jadi, tak hanya bisa berselawat, Habib pun bisa juga menghasilkan sesuatu yang berguna buat umat," katanya. (detikcom/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com