Asmara Artis Mantan Miss Landscape 2019 dan Bos BUMN Bergeser ke Ranah Hukum


121 view
(Dokumentasi Okezone)
Ilustrasi 
Jakarta (SIB)
Sierra melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4). Artis yang dimahkotai Miss Landscape 2019 tersebut mengaku ditelantarkan seorang pria yang kini menduduki posisi strategis di BUMN.

Perempuan bernama lengkap Era Setyowati itu mengaku menikah siri dengan pria yang juga Guru Besar IPB dan mendapatkan seorang anak.

“Saya memperjuangkan hak anak,” ujar Sierra didampingi kuasa hukumnya Razman Arif Nasution.
Menanggapinya, kuasa hukum Prof Muradi, Jaja Ahmad Jayus melaporkan kasus itu ke polisi dengan tuduhan pemerasan.

Menurutnyaa, aksi pemerasan terjadi ketika kliennya diundang Razman ke kantornya untuk membicarakan persoalan tudingan perempuan yang mengaku dinikahi siri, yang menganggap bahwa Prof Muradi telah memiliki anak bersama perempuan dimaksud.

Dalam pertemuan itu, menurutnya, Razman meminta uang sebesar Rp1 miliar dengan dalih biaya hidup anak yang dilahirkan sang artis, yang merupakan hasil hubungan dengan Prof Muradi. "Terhadap permintaan ini, Prof M menyatakan keberatan karena merasa anak tersebut bukanlah anaknya, dan jika pun ada kesediaan memberikan bantuan, itu hanya karena Prof M mengetahui bahwa Sierra tidak memiliki pekerjaan tetap," tegas Jayus di Menteng Jakarta Pusat, Selasa (6/4). "Sambil menunggu ES lulus kuliah, atas dasar pertimbangan kemanusiaan, Prof M bersedia memberikan sejumlah bantuan untuk biaya hidup anak tersebut. Namun, belakangan, malah saudara Razman meminta kenaikan angka yang harus diserahkan menjadi Rp2 miliar," sambung Jayus seperti diberitakan ViVa.Co.Id.

Jayus menambahkan, pemerasan dilakukan Sierra bersama kuasa hukumnya dengan mengancam akan mempublikasikan hubungan dan persoalan antara Prof Muradi dan Era Setyowati. "Tindakan yang dilakukan Sierra bersama-sama dengan kuasa hukumnya ini jelas merupakan tindak pemerasan kepada klien kami, Prof M," tambahnya.

Pihaknya menilai, bahwa pelaporan Sierra ke KPAI, yang mengklaim seolah-oleh telah terjadi penelantaran anak merupakan bentuk keterangan palsu.

Fakta yang sebenarnya adalah hingga saat ini Era tidak pernah dan tidak bisa membuktikan bahwa anak yang dilahirkannya itu adalah anak Prof Muradi. "Justru Sierra pernah mengirimkan foto akta kelahiran anaknya tersebut kepada Prof M, di mana dalam akta tersebut sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Prof M sebagai orangtua dari anak yang dilahirkan Era Setyowati," pungkas Jayus. (T/R10)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:BUMN
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com