ESG for The Next Generation untuk Kehidupan Hijau di Indonesia


2.656 view
ESG for The Next Generation untuk Kehidupan Hijau di Indonesia
(Foto: Dok Aditya Pramudya)
Keberlanjutan: ESG for The Next Generation untuk Kehidupan Hijau di Indonesia  Telkom Indonesia meluncurkan Telkom ESG. Dimana dalam pelaksanaan peran tersebut, keselarasan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi fondasi penting untuk mencapai keberlanjutan, Yogyakarta, Kamis (16/11). 
Yogyakarta (SIB)
Environmental, Social, and Governance (ESG) melaunching ESG Existence for Sustainability (EXIST) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan dimaksudkan menjadi sumber value creation dan menjadi tanggung jawab bagi kinerja korporasi dan inisiatif dalam menjaga keberlanjutan.
Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah mengatakan hal itu di panggung ESG Day, di Hotel Alana, Yogyakarta, Kamis (16/11). "Implementasi ESG diharapkan dapat terus dioptimalkan, bukan hanya untuk perusahaan, namun juga untuk kepentingan negara," tegasnya.
Ririek menyebut implementasi ESG melibatkan banyak pemangku kepentingan agar dapat terus berlangsung dan berkelanjutan. Menurut Ririek, Indonesia dapat menjadi negara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui penerapan ESG..
Menurutnya, ESG Telkom melalui EXIST hadir dengan tiga pilar utama, yaitu Environmental, Social, dan Governance. Pada pilar Environmental, Telkom bersama seluruh anak perusahaan dan afiliasi berkomitmen mendukung target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission 2060, di antaranya melalui penerapan waste management oleh Telkom Property dan Telkomsel dengan program Jaga Bumi.
Telkom, lanjut Ririek, juga berupaya mereduksi emisi, salah satunya dengan penggunaan solar panel pada BTS Telkomsel, Telkom Infra, termasuk Mitratel. Tak hanya itu, dukungan juga diberikan melalui penggunaan lithium battery untuk tower Mitratel dan pembangunan green data center oleh NeutraDC. "Untuk pilar Social, Telkom mendukung keberagaman talenta melalui program rekrutmen untuk karyawan disabilitas, serta pengembangan talenta digital yang selaras dengan program prioritas Kementerian BUMN 2020-2024," sambungnya.
Ririek menambahkan pilar governance menjadi upaya Telkom membangun kepercayaan para pemangku kepentingan, termasuk pelanggan akan keamanan dan perlindungan data pribadi pelanggan serta etika bisnis. Sebagai bagian dari rangkaian Telkom ESG Day, Telkom juga melaksanakan penanaman 1.000 bibit pohon di Desa Girikerto, yang turut dihadiri Lurah Girikerto, Sudibyo. "Desa Girikerto merupakan desa penyangga air di Kawasan Gunung Merapi, yang mana sumber mata airnya bermanfaat untuk kehidupan dan wajib untuk dijaga," ucapnya.
Ririek mengatakan desa ini juga memiliki program pengembangan Agro Buah dengan luas lahan 4,03 hektare, yang bertujuan untuk menaikkan taraf hidup masyarakat dengan menanam tanaman yang produktif dan menghasilkan dampak ekonomi berkelanjutan. Ririek menyampaikan penanaman bibit ini menjadi langkah awal komitmen Telkom dalam pengimplementasian ESG. "Semoga apa yang kita lakukan bisa berkelanjutan dan menghasilkan manfaat untuk kita semua," tutupnya. (**)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com