Lagu Religi Peningkat Nasionalis


638 view
Lagu Religi Peningkat Nasionalis
Foto: Dok/Pdt Ir John Edward Manurung - Pdt Jan Fransman Saragih
Pdt Ir John Edward Manurung - Pdt Jan Fransman Saragih
Medan (SIB)
Sekretaris Persekutuan Serbaguna (Paser) Persekutuan Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Sumatera Utara (SU) - Aceh Pdt Ir John Edward Manurung mengatakan, kidung untuk memuliakanNya tapi dapat diarahkan guna meningkatkan nasionalisme. “Ajaran-Nya pun tak semata mencetak individu semakin religius tapi menanamkan tanggung jawab pada bangsa dan negara sebagai wujud menyayangi sesama,” ujarnya seusai syukuran ulang tahun emasnya pasca rapat organisasi yang dikomandoi Pdt Arifin Sihombing tersebut, Jumat (2/10).

Ia menunjuk lagu-lagu nasionalisme yang berhasil meningkatkan kadar cinta pada negara. Tetapi lagu menjadi lebih baik jika bermutan lebih banyak tujuan positif. Ia menunjuk nats Yeremia 29:7 di mana umat diminta berusaha menciptakan kesejahteraan kota sambil berdoa pada Tuhan.

Ia menyebut masa pandemi Covid-19 di mana hampir tiap individu semakin dekat dengan teknologi digital, khususnya Internet. Konten-konten di dunia maya idealnya diisi dengan upaya meningkatkan kualitas religi dan nasionalisme hingga ilmu yang diperoleh dapat dimaksimalkan ke tujuan positif yang maksimal. “Pandemi Covid-19 hendaknya dimaksimalkan untuk menambah religiutas,” tambah Wakil Sekretaris Pdt Jan Fransman Saragih STh.

Ia menunjuk Amsal 14:34 yang dimaksudkan meninggikan derajat bangsa dalam sikap yang benar. “Benar itu dalam arti positif sesuai ajarannya,” tambah Pdt Jan Saragih sambil merinci isi nats ...Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa. Kebenaran meninggikan suatu bangsa, tetapi dosa adalah noda bagi bangsa mana pun. Bahwa kebenaran itu memuliakan satu kaum, tetapi dosa itu suatu kecelaan bagi segala bangsa.

Keduanya memastikan, dalam Kristen kebaktian didominasi dengan kidung. Itulah sebabnya mengapa kidung tak semata untuk menebalkan iman tapi juga dapat diupayakan menebalkan nasionalisme. (R10/f)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com