PARBI Berbenah


876 view
Jakarta (SIB)- Persatuan Artis Batak Indonesia (PARBI), belakangan ini tampaknya semakin merakyat, padahal usianya masih belum genap  tiga tahun.
Wadah para artis Batak (Toba, Karo, Simalungun, Mandailing/Angkola dan Pakpak) ini sudah makin melekat dihati masyarakat, terutama setelah sukses mengadakan acara “Malam Sejuta Kasih” buat Benny Panjaitan (Panbers) di Jakarta tahun  lalu.

Dalam kepengurusan PARBI  memang masih terdapat ketimpangan-ketimpangan, khususnya di bagian sekretaris jenderal yang seyogianya menjadi motor utama penggerak roda organisasi.

Inilah topik utama,  dibahas pada acara Syukuran Tahun Baru 2016 dan pembahasan organisasi PARBI  Selasa, (26/1)  di Sekretariat PARBI Komplek Marinir Kalimalang Jakarta Timur.

Tahun 2016 ini akan  ada  berbagai kegiatan sesuai dengan visi dan misi PARBI, karena itu, sangat dibutuhkan orang-orang yang memiliki kompetensi di dalam kepengurusan, terutama figur seorang Sekjen yang benar-benar mampu bekerja,” kata Ketua Umum PARBI Andi M Situmorang.

Andi  mengumumkan, Amrin Simatupang, Pemred Majalah Artista sebagai Sekjen  PARBI,  yang selama ini  aktif mengikuti pergerakan organisasi para artis, musisi, pencipta lagu dan insan seni lainnya.

Amrin,  mantan Sekjen Asosiasi Artis Batak Berkarya (ABBA)  pernah menggelar Festival Trio Batak di Hotel Borobudur Jakarta.

Sosok Amrin  diharapkan mampu memutar roda organisasi untuk mengejar ketertinggalan PARBI, khususnya dalam persiapan menyambut sistem perdagangan bebas antara negara-negara asean yakni Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sudah bergulir sejak  awal tahun 2016.

Selain berprofesi sebagai wartawan, Sekjen PARBI yang baru Amrin Simatupang, juga  dikenal sebagai pencipta lagu dan pernah mendirikan grup penyanyi Bonatri yang  mencatat prestasi sebagai Juara III Festival Trio Batak se-Indonesia tahun 1996 di Jakarta.

Sebagai pencipta lagu, Amrin Simatupang juga sebagai Anggota Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) sejak tahun 1997.

Sudah menciptakan ratusan lagu Batak dan lagu rohani dan karyanya yang terbaru adalah lagu Pajumpang Di Bandara dan Tragedi Deleng Sinabung.
Kedua lagu tersebut menjadi lagu hits untuk album Sianipar Sister volume pertama dan kedua.

Putra Muara kelahiran Tarutung 19 Maret 1967 ini juga tidak asing di kalangan insan seni tradisional Batak dan  pernah menjadi Koordinator Umum Organisasi Kesenian Tradisional Sumatera Utara (Orkestra) di Jakarta.

Mantan Penyiar Radio HKBP Gema Pengharapan di Pearaja Tarutung dan setelah hijrah ke Jakarta tahun 1991 menjadi Penyiar Radio Pelita Kasih (khusus acara Batak) sambil menekuni profesi utamanya sebagai wartawan.

Belakangan namanya juga dikenal sebagai manajer Sianipar Sister yang sudah meluncurkan dua album Batak.

Amrin berharap kerjasama semua pihak terkait, untuk mengembangkan dan melaksanakan program PARBI ke depan.

PARBI,  memang organisasinya para artis Batak, tetapi visi dan misi utamanya adalah pengembangan dan pelestarian seni budaya bangsa, khususnya seni budaya Batak (Toba, Karo, Simalungun, Mandailing/Angkola dan Pakpak). (G 01/ r)





Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com