Pdt Ferry Soemuruk Berkidung di Rumah-rumah Hiburan


374 view
Pdt Ferry Soemuruk Berkidung di Rumah-rumah Hiburan
Foto: Dok/Ferry Soemuruk
Pdt Ferry Soemuruk SE (tengah) dan istri, Rini Maria Gultom, Minggu (11/4), ditahbiskan jadi Gembala Lokal oleh Ketua BPD GBI SUA Pdt Yafet R Marbun  MACM bersama Sekjen Pdt Samuel Pakpahan di GBI Miracle Service CK5 Medan.
Medan (SIB)
Pdt Ferry Soemuruk SE menanggapi ‘protes’ sebagian rekan, kenapa berkidung di lokasi-lokasi keriuhan sekuler? Seperti di rumah musik duniawi, tempat hangout milenial dan pribadi-pribadi yang memrioritaskan kebendaan.

“Tahukah kita, bahwa di rumah-rumah hiburan duniawi ada banyak jiwa yang membutuhkan hiburan berbasis Alkitab? Kita harus menjemputnya ke sana, ke mana saja mereka... agar jangan sampai semakin jauh terjerembab urusan duniawi,” jawabnya di jeda Musda MUKI Medan, Rabu (7/4) di GBI Bethlehem Tabga yang digembalakan Pdt Marlin Hutajulu MTh.

Minggu (11/4), Ketua BPD GBI SUA Pdt Yafet R Marbun MACM bersama Sekjen Pdt Samuel Pakpahan, meresmikan dari bakal jemaat menjadi Gereja Bethel Indonesia Miracle Service CK5 Medan. Prosesi itu sekaligus mentahbiskan Pdt Ferry Soemuruk dan istri, Rini Maria Gultom sebagai Gembala Lokal.

Lokasi yang dijadikan tempat berkidung berada di kompleks rumah musik di jantung dekat utara Medan. Masyarakat mengenalnya sebagai Gedung Monspace. Pdt Ferry Soemuruk kemudian perlahan-lahan mengubah lokasi tersebut menjadi tempat ibadah. “Bait Allah terbaik adalah mengajak jemaat bersuka dalam memuliakannya,” ujar pria yang menjabat Bendahara Persekutuan Serba Guna (Paser) PGPI SUA tersebut.

Setelah dipoles sedemikian rupa, bakat dan keterampilan kelompok milenial tersalurkan. Dari pemahaman sekuler diarahkan menjadi religi. Satu di antaranya, Konduktor Hadirat Nehe menampilkan choir besar dan menyuguhkan musik inkulturatif.

Berhasil berkidup di keramaian sekuler, Pdt Ferry Soemuruk mengembangkan pelayanan ke Pematangsiantar. “Pengidung yang baik, harus berhasil merangkul orang-orang sekuler menjadi kelompok religi yang memberkati,” tegas pria yang memiliki kemampuan profetik tersebut.

Meski lelah karena dalam seminggu harus bolak-balik Medan - Pematangsiantar dan sejumlah penghentian lainnya, tapi usahawan otomotif yang menghentikan niaganya demi mengembala itu merasa lebih bahagia dengan pilihannya saat ini. (R10/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:Berkidung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com