Publik China Marah Atas Van Fleet Awards


97 view
Koreaboo
Album baru BTS, BE
Hong Kong (SIB)
Penggemar marah atas pidato anggota BTS saat menerima Van Fleet Awards. Boyband itu dianggap lalai mempertimbangkan nyawa warga China yang hilang selama perang antara Korea Selatan dan Korea Utara.

Saat BTS memeringati kemitraan kuat antara pasukan Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) melawan Korea Utara, banyak warga China percaya pidato tersebut sebagai tanda tidak menghormati China daratan. Anggapannya, China dan Rusia telah mendukung Korea Utara.

Akibat pidato tersebut, Baidu Bar China, tempat untuk memesan album lagu artis, membatalkan pesanan awal untuk album “BE”.

Baidu Bar China sering menerima pesanan besar dan selalu mendukung perayaan ulang tahun artis, seperti yang mereka lakukan kepada RM bulan lalu.

HarNas.Co, Selasa (13/10) memberitakan, Baidu akan menghentikan penjualan pre-order dan akan memperbarui prosedur lebih lanjut, termasuk kemungkinan pengembalian uang.

Baidu Bar sering kali mampu menarik penjualan album besar karena mereka menawarkan barang khusus penggemar berkualitas tinggi sebagai bonus gratis.

“Kami akan menghentikan pre-order untuk putaran ini. Kami akan mengumumkan lebih lanjut setelah mengambil keputusan yang sesuai terkait pembelian,” ujar pernyataan Baidu Bar.

Hingga kini, Baidu menerima 800 ribu pesanan album baru BTS. Masyarakat China terpecah atas kasus ini. Masih ada penggemar yang memuji. Lainnya, mengklaim ini hanya langkah sementara.

“Penggemar yang mencintai negara ini benar-benar pemberani dan baik. Akan ada idola lain yang lebih sesuai dengan keinginan Anda di masa depan. Jadilah baik,” ujar salah satu netizen.

“Ini bukan situs penggemar. Ini bar Baidu. Selama situs penggemar tidak ditutup, akan ada waktu berikutnya.”

BTS maupun Big Hit Entertainment belum membuat pernyataan resmi tentang masalah ini, meski perwakilan urusan luar negeri China telah angkat bicara. (T/R10/f)