Timbulkan #RIP, JK Rowling Sebut Karakter yang Dikritik Terinspirasi Fakta


185 view
Timbulkan #RIP, JK Rowling Sebut Karakter yang Dikritik Terinspirasi Fakta
Foto/dok pribadi/www.techinsider.io
Jk Rowling 
London (SIB)
JK Rowling buka suara mengenai karakter lelaki pembunuh yang menyamar jadi perempuan untuk menculik korban di novel detektif terbarunya. Menurut penulis buku Harry Potter tersebut, tokoh dimaksud diangkat dari dua pembunuh di dunia nyata.

Sebelum menjelaskan, dunia maya global riuh dengan prokontra tokoh dimaksud hingga menimbulkan #RIP yang ditujukan untuk Rowling. Tagar prokontra Rowling tersebut tren di Twitter setelah novelnya diterbitkan, Selasa (14/9). Prokontra karena ulasan awal di surat kabar Telegraph mengatakan pesan moral dalam buku itu tampaknya "jangan percayai pria yang memakai gaun".

Para kritikus menganalisis penulis buku terlaris dunia tersebut mengungkapkan prasangka transfobia, sementara pendukung membela haknya untuk menulis fiksi tanpa harus diserang orang yang langsung menyimpulkan keyakinan Rowling atau mengecamnya.

Sudah lama Rowling dituduh transfobia, anggapan yang dibantahnya, akibat sebagian cuitannya. Dalam sebuah esai Juni 2020, perempuan terkaya dari industri novel itu membela haknya untuk bicara mengenai isu gender dan trans tanpa takut dikecam dan membeberkan kekhawatiran mengenai dampak aktivisme trans terhadap hak perempuan.

Buku ‘Troubled Blood’ berisi 900 halaman adalah seri kelima dari novel detektif partikelir Cormoran Strike yang Rowling tulis dengan nama alias Robert Galbraith.

Rowling menulis di laman Galbraith bahwa karakter tersebut adalah "pembunuh serial sadis yang aktif pada 60-an dan 70-an, yang sedikit terinspirasi dari pembunuh betulan bernama Jerry Brudos dan Russell Williams - keduanya manipulator ulung yang menyimpan kenang-kenangan dari korban mereka."

Brudos dan Williams mencuri pakaian korban mereka sebelum akhirnya mereka dipenjara, masing-masing di Amerika Serikat dan Kanada, atas beberapa pembunuhan.

Penerbit mengatakan sebanyak 100.000 eksemplar ‘Troubled Blood ’dijual di pasar Inggris pada hari pertama, termasuk buku dalam bentuk fisik, e-book dan buku audio. (T/Ant/R10/f)
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com