Warga Maluku Domisili Aceh dan Sumut Rayakan Maluku Balenso dan Makang Patita di Medan


177 view
Warga Maluku Domisili Aceh dan Sumut Rayakan Maluku Balenso dan Makang Patita di Medan
Foto: Facebook
Makang Patita: Warga Maluku di Sumut - Aceh mengatakan Maluku Balenso diisi makang patita di kediaman Sekretaris M1R SS SU, Rochani Litiloly di kawasan Medan Johor pada Minggu (15/5). Kegiatan adalah rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-205 yang puncaknya ziarah di TMP Bukit Barisan dengan Irup Dandim Simalungan Letkol Inf Rolly Sohouka. Di foto pertemuan finalisasi kegiatan pada Kamis (12/5) dihadiri sesepuh JA Ferdinandus, Ketua dan Sekretaris  Stenly Victor Hahury dan Rochani Litiloly serta Letkol Inf Rolly Sohouka.

Medan (SIB)

Keluarga besar warga Maluku yang ada di Aceh dan Sumatera Utara mengadakan syukuran yang dinamai Maluku Balenso di kediaman Sekretaris Maluku Satu Rasa (M1R) Salam Sarane (SS) Sumatera Utara (SU), Rochani Litiloly di kawasan Medan Johor pada Minggu (15/5).


Ketua M1R SS SU, Stenly Victor Hahury, mengatakan itu di Medan, Kamis (12/5), seusai finalisasi peringatan Hari Pahlawan Nasional Maluku Pattimura ke-205 tahun 2022. Pertemuan dihadiri sesepuh Maluku JA Ferdinandus, Dandim Simalungan Letkol Inf Rolly Sohouka, Letda Zety Portier, Peltu Selvi Natar, Tetna Kaban - Haurissa, Albert Haurissa Bendahara Hetty DeFrettes dan rohaniawan Hengky Liemena. “Opa Hans Ferdinandus mengarahkan, warga Maluku harus menjunjung adat-istiadatnya. Bila kedatangan tamu, harus disambut seperti raja. Kami menyambut tetamu dengan Makang Patita dan ada sedikit bersuka dengan seni yang dinamai Maluku Balenso,” ujarnya.


Makang Patita dengan tradisi Maluku diadakan setelah ziarah dan renungan suci di TMP Bukit Barisan Medan dengan Irup Letkol Inf Rolly Sohouka. “Karena masih pandemi, semua yang terlibat harus taat prokes Covid-19!” tegasStenly Hahuri.


Sebelumnya JA Ferdinandus mengatakan, peringatan Hari Kapitan Pattimura diadakan setelah dua tahun absen karena pandemi. Peringatan, lanjutnya, adalah kewajiban bagi warga Maluku sebagai penghormatan pada seluruh Pahlawan Nasional yang di antaranya pria kesatria asal Maluku. Kegiatan pun sebagai bukti warga Maluku di mana pun berada harus membumi dengan wilayahnya. “Seperti saya... adalah Ambon Manise, karena lahir di daerah ini, mengabdi di Sumatera Utara dan jika dipanggil ke rumah Bapa, saya harus mati di Indonesia. Itulah Maluku sejati!”


Sebelum puncak kegiatan, warga Maluku dari Aceh dan SU mengadakan bakti sosial dengan pemabgian bahan makanan, bagi takjil dan telur Paskah disejumlah wilayah di dua provinsi tersebut. (Facebook /R10/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com