Berusaha Bunuh Penjaga Masjid, 2 Pria Dibekuk Polisi


453 view
Berusaha Bunuh Penjaga Masjid, 2 Pria Dibekuk Polisi
Foto: Dok/Polsek
DIAMANKAN: Dua pelaku percobaan pembunuhan penjaga Masjid Al-Muslimin, HM alias Didi dan IM, diamankan di Polsek Medan Timur, Senin (27/11/2021).
Medan (harianSIB.com)

Berusaha membunuh M Syahrial (26) seorang penjaga Masjid Al-Muslimin Jalan Cemara Gang Rambutan, Kecamatan Medan Timur, dua pria berinisial HM alias Didi (43) dan IM (33), ditangkap personel Reskrim Polsek Medan Timur.

Kapolsek Medan Timur melalui Kanit Reskrim Iptu Japri Simamora dikonfirmasi jurnalis Koran SIB Roy Damanik, Senin (27/12/2021), mengatakan percobaan pembunuhan itu terjadi pada Jumat (24/12/2021) malam. Ketika itu kedua pelaku mendatangi Masjid Al-Muslimin untuk menggunakan jaringan internet (wifi).

"Setibanya di lokasi, password jaringan internet itu telah diganti pengurus BKM Masjid Al-Muslimin. Pelaku yang mengetahuinya kemudian meninggalkan masjid untuk membeli paket internet. Usai membeli paket internet, kedu pelaku kembali ke masjid dan bertemu dengan korban," ujar Simamora.

Kedua pelaku sambungnya, bertanya kepada M Syahrial kenapa password wifi di masjid diganti. Korban yang sedang membakar sampah itu mengatakan password wifi memang telah diganti pengurus masjid.

"Tak terima dengan perkataan korban, pelaku HM pulang ke rumahnya. Setelah itu HM yang membawa parang kembali mendatangi masjid dan mengejar korban serta mencoba membunuhnya. Percobaan pembunuhan itu gagal setelah korban berhasil menyelamatkan diri," jelas Simamora.

Simamora melanjutkan, Sabtu (25/12/2021) siang, korban didampingi sejumlah pengurus BKM Masjid Al-Muslimim membuat laporan ke Mapolsek Medan Timur. Petugas yang menerima laporan korban langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya menangkap kedua pelaku di rumahnya masing-masing tanpa adanya perlawanan. Petugas juga mengamankan parang. Selanjutnya kedua pelaku berikut barang bukti digelandang ke Mako guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Simamora.

Ditambahkannya, kedua pelaku terancam hukuman di atas 10 tahun penjara. (*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com