Jaksa Tahan Mantan Pegawai BRI Kabanjahe


506 view
Jaksa Tahan Mantan Pegawai BRI Kabanjahe
Foto: Dok/Kasidik Pidsus
TAHAN: Tersangka JT (rompi merah) ditahan usai penyerahan tahap II dari penyidik Pidsus Kejati Sumut ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (25/8-2021).
Medan (harianSIB.com)

Tersangka JT mantan pegawai/staf di BRI Cabang Kabanjahe, Rabu (25//8/2021), ditahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) bidang Pidana Khusus (Pidsus) dalam perkara dugaan korupsi pencairanfasilitas kredit sekitar Rp 10 miliar pada 2017- 2018.

JT ditahan seusai menerima penyerahan tersangka berikut barang bukti dari penyidik Pidsus Kejati Sumut (penyerahan tahap II). Selanjutnya tersangka dibawa dari Pidsus Kejati Sumut dan ditahan di RTP Polda Sumut.

Aspidsus Kejati Sumut M Syarifuddin melalui Kasi Penyidikan (Kasidik)Muhammad Junaidi membenarkan hal itu kepada wartawan termasuk jurnalis Koran SIB Martohap Simarsoit, Rabu (25/8/2021).

“Benar tersangka atas nama JT mantan pegawai BRI ditahan dan dititipkan di RTP di Polda Sumut usai penyerahan tahap II. Sebelumnya JPU menyatakan berkas perkara hasil penyidikan Pidsus Kejati Sumut telah lengkap (P-21)”, ujar Muhammad Junaidi.

Diakuinya, dalam penyidikan perkara dugaan korupsi terkait pencairan fasilitas kredit sekitar Rp 10 miliar di BRI Kabanjahe tersebut, penyidik menetapkan 2 tersangka.

Telah diberitakan pada Senin (16/8/2021), penyidik Pidsus Kejati Sumut juga telah melakukan penyerahan tahap II tersangka YP SE, juga staf BRI Kabanjahe kepada JPU Kejari Karo, untuk selanjutnya mengajukan perkara tersebut ke persidangan Pengadilan Tipikor PN Medan.

Kasi Penuntutan pada Aspidsus Robertson yang ditanya wartawan, juga mengakui adanya penyerahan tahap II perkara dugaan korupsi di BRI Cab Kabanjahe tersebut.

“Secara administrasi penyerahan tahap II dari penyidik Pidsus Kejati Sumut ke JPU Pidsus Kejari Karo. Sebab, penyidikan pekara itu tadinya di Kejati, tapi yang mengajukan ke sidang nantinya JPU Kejari Karo karena kejadiannya di Karo”, ujarnya.

Sebelumnya Muhammad Junaidi menyebutkan, kasus dugaan korupsi dengan tersangka YP SE selaku Administasi Kredit (AK) BRI Cabang Kabanjahe dan JT adalah terkait pencairan kredit fasilitas modal kerja sekitar tahun 2017-2018. Dalam proses dan pencairan itu diduga terjadi penyimpangan dengan modus melakukan penarikan kelonggaran tarik dari rekening pinjaman debitur nasabah yang masih aktif.

Modus lain, katanya, melakukan penarikan dengan menggunakan pay off lunas dari rekening pinjaman debitur yang sudah lunas namun belum tutup rekening. Kemudian dengan membuka rekening pinjaman baru atas nama debitur yang batal melakukan pinjaman (rekening fiktif), serta dengan modus tidak menyetorkan angsuran debitur nasabah yang sudah melakukan pembayaran ke teller. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com