Kejagung Periksa Senior Manager Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda

* 2 Saksi Diperiksa dalam Kasus Korupsi Impor Besi/Baja

253 view
Kejagung Periksa Senior Manager Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda
Foto: Ist/harianSIB.com
Kapuspenkum Kejagung, Dr Ketut Sumedana

Medan (harianSIB.com)

Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung, Selasa (18/4/2022), telah memeriksa seorang saksi terkaitkasus dugaan korupsi pengadaan pesawat udara pada PT Garuda Indonesia (persero) Tbk tahun 2011-2021, atas nama AW, SA dan AB.

Kapuspenkum Kejagung, Dr Ketut Sumeda dalam siaran persnya yang diterima wartawan termasuk jurnalis SIB Martohap Simarsoit, via aplikasi WA, Rabu (20/4/2022), menyebutkan, saksi yang diperiksa yaitu, BR selaku Senior Manager (SM) Network PT Garuda Indonesia (persero) Tbk tahun 2015. Saksi ini diperiksa terkait pengadaan pesawat udara pada PT Garuda Indonesia (persero) Tbk tahun 2011 sampai 2021.


Disebutkan, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan pesawat udara pada PT Garuda Indonesia (persero) Tbk tahun 2011-2021.


"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat dengan menerapkan 3M,” kata Ketut Sumeda


Korupsi Impor Besi

Dalam siaran pers terpisah, Ketut Sumedana juga menginformasikan Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan JAM Pidsus Kejaksaan Agung, Selasa (19/4-2022), memeriksa 2 saksi terkait perkara dugaan korupsi impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016- 2021.


Kedua saksi yang diperiksa yaitu, WS selaku Direktur Eksekutif IISIA (Indonesian Iron & Steel Industry Association), diperiksa terkait dugaan korupsi impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016-2021 dan saksi ETL (Dirut PT Inti Sumber Bajasakti), diperiksa terkait dugaan korupsi impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016- 2021.


“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun2016-2021," kata Ketut Sumedana. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com