Kejari Samosir Laporkan Alvin Liem Terkait Penghinaan Kejaksaan


603 view
Kejari Samosir Laporkan Alvin Liem Terkait Penghinaan Kejaksaan
(Foto: harianSIB.com/Eben Ezer Pakpahan)
BUKTI LAPORAN: Kasi Pidum Kejari Samosir Didik Haryadi, didampingi Kasubsi Roland Tampubolon, menerima bukti pelaporan Alvin Liem dari Kanit Pidum Polres Samosir Ipda Khairul Fajri Lubis, di halaman Mapolres Samosir, Senin (26/9/2022). 

Samosir (harianSIB.com)

Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir melaporkan Alvin Liem ke Polres Samosir, Senin (26/09/2022).


Laporan tersebut terkait video viral di YouTube Quotient TV dengan dugaan tindak pidana penghinaan terhadap institusi Kejaksaan RI.


Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Samosir Tulus Tampubolon, Senin (26/9/2022), mengatakan pihaknya melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Samosir Didik Haryadi, didampingi Kasubsi Roland Tampubolon menyampaikan laporan tersebut ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Samosir diterima Kanit (Kepala Unit) Pidum Polres Samosir Ipda Khairul Fajri Lubis bersama Kanit SPKT Polres Samosir Bripka Agus Sinaga.


Tulus menyebut, pihaknya melaporkan Alvin Liem karena dinilai telah menyebarkan berita tidak benar di Kanal YouTube Quotient TV, yang berisi narasi penghinaan terhadap institusi Kejaksaan tanpa menegaskan atau memberikan sebutan oknum.


"Laporan kita sudah diterima dengan baik di Polres tadi. Alvin Liem kita laporan telah melanggar UU ITE," kata Tulus.


Tulus mengatakan dalam laporan polisi Nomor: STPL/190/IX/2022/SPKT/Polres Samosir/Polda Sumut tertanggal 26 September 2022, Alvin Liem diduga telah menyebarkan berita bohong dan atau ujatan kebencian dengan dugaan melanggar Pasal 27 (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


Menurut Tulus, dalam narasinya, Alvin Liem tidak berbicara oknum melainkan menyebut institusi Kejaksaan dengan perkatan "Kejaksaan Sarang Mafia, Isinya Sampah" yang diungkapkan tanpa fakta dan alat bukti.


Seharusnya, kata dia, apabila terdapat oknum jaksa yang menyalahi aturan, masyarakat dapat melaporkan melalui Bidang Pengawasan.


"Atas dasar itu, kami melaporkan Alvin Liem. Selanjutnya laporan tersebut kami serahkan kepada penyidik di Polres. Kami berharap polisi memproses laporan kami," kata Tulus. (*)


Penulis
: E R Eben Ezer Pakpahan
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com