Korupsi, Dirut PD PAUS Pematangsiantar Dituntut 5 Tahun Penjara di PN Medan


369 view
Korupsi, Dirut PD PAUS Pematangsiantar Dituntut 5 Tahun Penjara di PN Medan
shutterstock.com
Ilustrasi persidangan.

Medan (harianSIB.com)


Direktur Utama (Dirut) BUMD PD PAUS Pematangsiantar tahun 2014, HTFS AP, dituntut 5 tahun penjara pada persidangan di Pengadilan Tipikor PN Medan, Senin (6/9/2021).


Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pematangsiantar, Nixon Andreas Lubis dalam tuntutannya menyatakan, terdakwa HTFS AP terbukti bersalah dalam perkara penggunaan dana penyertaan modal pada PD PAUS Pematangsiantar tahun 2014.


“Terdakwa HTFS, AP, MSi, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi”, kata Nixon yang juga Kasi Pidsus Kejari Pematangsiantar dalam sidang yang dipimpin majelis hakim diketuai Mian Munthe SH MH, sebagaimana dilaporkan jurnalis Koran SIB Martohap Simarsoit.


Selain menuntut terdakwa 5 tahun penjara dikurangi selama tahanan, JPU juga menuntut terdakwa membayar pidana denda sebesar Rp.200.000.000 subsider 3 bulan pidana kurungan, serta membayar uang pengganti Rp.215.000.000 subsider 2 tahun dan 6 bulan pidana penjara.


Disebutkan Nixon, penyidikan terhadap perkara tersebut, sudah dimulai sejak 14 Desember 2015 atau sekitar 6 tahun lalu. Tapi baru berproses ke tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) pada 18 Mei 2021, hingga kemudian pelimpahan perkara ke Pengadilan Tipikor pada PN Medan pada 27 Mei 2021. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com