Polres Asahan Ungkap Penyelundupan 28 Kg Sabu Sindikat Internasional, 1 Orang Ditangkap


221 view
Polres Asahan Ungkap Penyelundupan 28 Kg Sabu Sindikat Internasional, 1 Orang Ditangkap
(Foto: harianSIB.com/Mangihut Simamora)
INTEROGASI: Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira menginterogasi NT, penyimpan sabu seberat 28 kg hasil penggerebekan di Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, dalam konferensi pers, Jumat (3/9/2021).
Kisaran (harianSIB.com)
Sat Narkoba Polres Asahan dibantu Dir Res Narkoba Polda Sumut berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu sindikat internasional. Sebanyak 27 paket bungkus diduga berisi sabu diamankan dalam penggerebekan di sebuah rumah di Kelurahan Keramad Kubah, Kecamatan Sei Tualang Tualang Raso, Tanjungbalai, Jumat (27/8/2021), beberapa waktu lalu.

"Total berat diduga sabu yang diamankan 28.003,32 gram, " kata Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira, didampingi Kasat Narkoba AKP Nasri Ginting, KBO Sat Narkoba Iptu Syamsul Adhar, Kanit I Iptu Mulyoto dalam konferensi pers, di halaman depan Mapolres Asahan, Jumat (3/9/2021).


Dijelaskan Putu, penggerebekan dapat dilakukan berkat informasi dari masyarakat. Saat penggerebekan, pemilik sabu berhasil melarikan diri. Berkat kerja sama dengan Dir Res Narkoba Poldasu, pemilik sabu yang sempat melarikan diri berinisial NT (43), warga Kecamatan Sei Tualang Raso, dapat diringkus di Jalan Ir H Juanda Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, sehari setelah penggerebekan.

Lanjut Putu, hasil interogasi ternyata NT memiliki peran sebagai penyimpan sabu. Dari keterangan NT juga diketahui dirinya hanya disuruh menyimpan dengan imbalan Rp 1 juta perbungkus.

"Di atas NT ada 2 orang selaku pemilik sabu. Kita telah melakukan pengejaran dan telah menetapkan DPO terhadap keduanya, " ujar Putu.

Mantan Kapolres Kota Tanjungbalai ini menambahkan, NT sebelum ditangkap juga telah pernah melakukan perbuatan serupa yakni 2 kali dengan orang berbeda dan jumlahnya di atas 10 kg.

"Barang haram ini berasal dari negara Malaysia. Terhadap tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup, " tegasnya.

Sementara, NT mengaku dirinya melakukan perbuatan itu karena disuruh orang yang merupakan saudaranya untuk menyimpan barang haram tersebut.

Tampaknya hadir, Dandim 0208/AS Letkol Inf Sri Marantika Beruh, Ketua DPRD Asahan Baharuddin Harahap, Kakanya Kesbangpol Asahan Harry Naldo Tambunan, Plt BNNK Asahan Kompol Rohim Marthin Gultom, mewakili Kejari Asahan Erol Manurung, Kasat Pol PP Asahan Sofyan Manurung. (*)

Penulis
: Mangihut Simamora
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com