Polsek Medan Timur Amankan Pelaku Penipuan dan Penggelapan


264 view
Polsek Medan Timur Amankan Pelaku Penipuan dan Penggelapan
(Foto Dok/Polsek)
DIAMANKAN: Pelaku penipuan dan penggelapan melalui aplikasi go send ojek online berinisial IAP diamankan di Polsek Medan Timur, Kamis (12/8/2021).
Medan (harianSIB.com)
Tekab Reskrim Polsek Medan Timur membekuk pelaku penipuan dan penggelapan melalui aplikasi go send ojek online berinisial IAP (24) warga Jalan Pasar Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Japri Simamora kepada Jurnalis Koran SIB Roy Damanik, Kamis (12/8/2021) mengatakan awalnya pihaknya mendapat laporan bahwa para driver ojek online menangkap seorang pelaku penipuan dan penggelapan.

"Personel Tekab bersama para driver ojek online mengamankan seorang pria dengan kasus penipuan di Jalan Perwira II Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur pada, Sabtu (7/8/2021). Selanjutnya pelaku digelandang ke Mako guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan sambungnya, ternyata pelaku memanfaatkan aplikasi go send ojek online untuk melakukan penipuan. Modus pelaku berpura-pura mengirim barang dengan menggunakan aplikasi go send.

"Tersangka yang berpura-pura menjadi penjual barang ini kemudian memesan ojek online. Jadi barang yang dikemas rapi itu berisi air mineral, kain bekas dan sepatu bekas. Kemudian tersangka meminta uang pembayaran barang itu terlebih dulu kepada driver ojek dan nantinya diganti oleh penerima barang tersebut," terangnya.

Lanjut Kanit, tanpa ada rasa curiga, korban yang merupakan driver ojek online memberikan uang yang diminta oleh pelaku. Ternyata yang menerima barang itu alamat fiktif alias tidak ada.

"Pelaku bersama beberapa temannya yang masih DPO sudah berkali-kali melakukan penipuan. Korban (driver ojek online) terakhir mengalami kerugian Rp 2.650.000," ungkapnya.

Ditambahkan Japri, saat ini pihaknya masih mengejar beberapa orang rekan tersangka yang terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan ini. "Ada beberapa orang yang masih kita kejar," pungkasnya.

Sementara itu, tersangka IAP mengaku sudah 4 kali melakukan aksi ini. "Aku tidak sendiri, ada teman juga yang membantu peranku sebagai penerima barang," bebernya.

Setiap melakukan aksinya, pelaku mengaku meminta uang kepada para driver beragam. Pelaku mengatakan kepada driver online kalau barang ini onderdil mobil, padahal isinya air mineral, kain dan sepatu bekas. Pelaku meminta uang driver dulu, nanti diganti yang menerima barang.

"Di hadapan driver ditelepon penerima barang itu yang merupakan teman saya. Setelah drivernya yakin dan memberikan uang itu, nomor handphone temanku itu dinonaktifkan. Uangnya kami bagi-bagi," tutupnya.(*)

Editor
: Robert/Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com