Sat Reskrim Polrestabes Medan Bekuk Pelaku Penipuan Modus Dijanjikan Jadi Satpam


407 view
Sat Reskrim Polrestabes Medan Bekuk Pelaku Penipuan Modus Dijanjikan Jadi Satpam
Foto Dok/Sat Reskrim
DIAMANKAN: Pelaku penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan para korbannya pekerjaan sebagai security berinisial EF diamankan di Mako Sat Reskrim Polrestabes Medan, Selasa (8/3/2022).

Medan (harianSIB.com)

Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk seorang terduga pelaku penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan para korbannya pekerjaan sebagai security, berinisial EF (46) warga Jalan Rahmadsyah Gang Waspada, Kecamatan Medan Area.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol M Firdaus yang dikonfirmasi Jurnalis Koran SIB Roy Damanik, Senin (7/3/2022) mengungkapkan sebanyak 40 orang telah tertipu dengan aksi kejahatan pelaku dengan modus diperkerjakan sebagai security. Dimana satu korbannya bernama M Aditya yang telah membuat laporan ke Polrestabes Medan yang tertuang di Nomor: LP/B/743/III /2022/ SPKT/Polrestabes Medan/tanggal 7 Maret 2022.

"Dalam laporannya, Minggu (15/8/2021) sekira pukul 15.00 WIB, korban menyerahkan uang sebesar Rp 2,5 juta ke pelaku untuk dipekerjakan sebagai security di Manhattan. Saat itu pelaku berjanji ke korban akan memperkerjakannya 1 bulan sejak diserahkan uang tersebut," ujarnya.

Setelah tiba waktunya sambung Kasat, ternyata korban tidak juga dipekerjakan oleh EF. Merasa telah tertipu, korban meminta pelaku untuk mengembalikan uangnya. Namun pelaku tidak mau mengembalikan uangnya dengan berbagai macam alasan. Akhirnya, M Aditya membuat laporan ke Polrestabes Medan.

"Setelah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan para saksi, akhirnya EF yang berprofesi sebagai wiraswasta itu dibekuk petugas Sat Reskrim belum lama ini saat sedang nongkrong di satu warkop Jalan Williem Iskandar Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Selanjutnya pelaku digelandang ke Mako guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Lanjut Kasat, dari hasil pemeriksaan dan interogasi terhadap pelaku, korban penipuan berjumlah 40 orang. Rata-rata korbannya dimintai uang antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta dengan alasan untuk membeli seragam security. Total uang yang diterima pelaku sekitar Rp 80 juta. Bahkan semua korbannya sudah dibelikan baju seragam security lengkap oleh EF untuk menyakinkan dengan harga sekitar 1 juta setiap stelnya.

"Sisa uangnya digunakan pelaku untuk keperluan pribadinya. Sekitar Rp 40 juta untuk membayar sewa rumah, sedangkan Rp 11 juta dan lainnya digunakan untuk keperluan pribadinya," pungkasnya sembari menambahkan pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHPidana.(*)

Penulis
: Roy Damanik
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com