Satreskrim Polres Sergai Amankan Pelaku Pemerasan


119 view
Satreskrim Polres Sergai Amankan Pelaku Pemerasan
(Foto: Dok/AKP Deny Indrawan Lubis)
DIMANKAN : Ak (35), terduga pelaku pemerasan beserta barang bukti saat diamankan di Satreskrim Polres Sergai, Rabu (13/10/2021). 
Sergai (harianSIB.com)
Sateskrim Polres Serdangbedagai (Sergai) mengamankan Ak (35), terduga pelaku pemerasan, warga Desa Pantaicermin Kanan, Kecamatan Pantaicermin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

"Pelaku diamankan Jumat (8/10/2021), di Pasar Rakyat Desa Pantaicermin Kanan, Kecamatan Pantaicermin," ungkap Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Reskrim, AKP Deny Indrawan Lubis, Rabu (13/10/2021).

Deny menjelaskan, penangkapan pelaku menindaklanjuti Laporan Polisi Nomor : L/B/663 /X/2021/SPKT/ POLRES SERGAI/POLDA SUMUT, tanggal 8 Oktober 2021, atas nama pelapor TSD (28), warga Lingkungan II Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir,Tebingtinggi.

"Modus operandinya, pelaku yang merupakan Ketua salah satu OKP Ranting Desa Pantaicermin Kanan, meminta uang konpensasi kepada kontraktor proyek pengaspalan jalan umum yang ada di desa tersebut. Apabila pihak kontraktor tidak memberikan uang dimaksud, maka alat berat tidak bisa bekerja dan pekerjaan yang sudah selesai akan dirusak pelaku. Dia (pelaku) juga mengancam pelaksanaan proyek dimaksud tidak akan aman," terangnya.

Deny memaparkan, kejadian bermula pada Selasa (28/9/2021), sekira pukul 20.00 WIB, pelapor sedang menurunkan alat berat untuk melaksanakan proyek pengaspalan jalan. Di mana saat itu, pelaku meminta ikut serta dalam kegiatan pekerjaan untuk menjaga alat berat yang akan meratakan tanah jalan yang akan diaspal.

Setelah pekerjaan meratakan tanah jalan selesai, pelaku diberi gaji atau upah yang dibayarkan pelapor sebesar Rp750 ribu. Selanjutnya pelapor akan membawa alat berat tersebut, namun tidak diizinkan pelaku dan meminta uang kepada pelapor sebesar Rp2 juta.

"Saat itu pelapor hanya memberikan Rp1 juta kepada pelaku," ujar Deny.

Kemudian pada 8 Oktober 2021, pukul 14.00 WIB, pelaku kembali meminta uang kepada pelapor untuk biaya konpensasi atau uang keamanan OKP sebesar Rp7 juta. Pelapor menawarkan uang Rp1 juta, tapi ditolak pelaku.

Pelapor kembali menawarkan uang Rp3 juta, tapi juga ditolak oleh pelaku. Dan pelaku mengancam pelapor apabila tidak menyerahkan uang Rp7 juta, maka pekerjaan tidak bisa dilaksanakan.

"Pelaku juga melakukan ancaman kekerasan terhadap pelapor dengan mengatakan apabila tidak memberikan uang, maka pengerjaan pengaspalan jalan tidak bisa dilakukan dan tidak akan aman pengerjaan pengaspalan dimaksud," terangnya.

Selanjutnya, pelapor menyerahkan uang Rp5 juta kepada pelaku. Akibat kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian Rp6 juta. Keberatan dengan hal tersebut, pelapor membuat laporan pengaduan ke Polres Sergai.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Satreskrim Polres Sergai. Pelaku dijerat pasal 368 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara," tegas AKP Deny Indrawan Lubis. (*)

Penulis
: Rimpun H Sihombing
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com