Sempat Viral di Medsos, Bandit Jalanan Dibekuk Tekab Polsek Medan Helvetia


213 view
Sempat Viral di Medsos, Bandit Jalanan Dibekuk Tekab Polsek Medan Helvetia
(Foto : Dok/Polsek)
BANDIT JALANAN: Personel Polsek Medan Helvetia menginterogasi bandit jalanan berinisial MR di Mapolsek, Rabu (23/6/2021).
Medan (harianSIB.com)
Aksinya sempat viral di media sosial (medsos), seorang bandit jalanan berinisial MR (26), warga Jalan Masjid Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal dibekuk Tekab Reskrim Polsek Medan Helvetia.

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean yang dikonfirmasi jurnalis Koran SIB Roy Damanik, Rabu (23/6/2021), mengatakan perampokan terhadap korban Ria Triyunita (23) warga Jalan Rantau Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang itu, belum lama ini terjadi.

"Ketika itu korban sedang berjalan kaki di Jalan Kapten Sumarsono sembari memegang HP. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah menghampiri korban dengan perlahan-lahan, lalu merampas HP korban menggunakan tangan kirinya," ujarnya.

Menurut Kapolsek, korban berusaha mempertahankan HP-nya. Pelaku tetap menarik HP korban hingga ia terjatuh dan terseret beberapa meter. Akhirnya bandit jalanan itu berhasil merampas HP korban, lalu kabur. Sementara korban tergeletak tak berdaya di jalan.

"Dibantu warga, korban kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Helvetia yang tertuang di Nomor: LP/111/III/2021/SU/Polrestabes Medan/Polsek Medan Helvetia. Aksi perampokan itu juga terekam CCTV milik warga, sehingga viral di medsos," terangnya.

Lanjut Pardamean, Tekab lantas bekerja keras untuk mengungkap aksi kejahatan jalanan itu dengan melakukan cek TKP dan mengamankan barang bukti rekaman CCTV. Petugas pun berhasil mengungkap identitas pelaku perampokan.

"Belum lama ini petugas kita membekuk pelaku tak jauh dari rumahnya. Saat diinterogasi, MR mengakui perbuatannya.

Pelaku mengaku menjual HP korban lewat medsos Facebook seharga Rp 600 ribu. Uangnya digunakan membeli sabu. Selanjutnya pelaku digelandang ke Mako guna pemeriksaan selanjutnya," kata Pardamean sembari menambahkan MR dijerat Pasal 365 Ayat (1) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.(*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com