Tekab Polsekta Kotapinang Ringkus Komplotan Pencuri Dump Truk


208 view
Foto : harianSIB.com/Rudi Afandi Simbolon
Mendapat pertolongan : Panit II Unit Reskrim Ipda Prancis Saragih yang memimpin penangkapan pelaku pencurian truk bersama personel Kepolisian Polsekta Kotapinang bemberikan pertolongan usai memberikan tindakan tegas dan terukur kepada dua pelaku yang melawan, Jumat (6/5/2021).
Kotapinang (harianSIB.com)

Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsekta Kotapinang meringkus komplotan sindikat pencuri kendaraan spesialis dump truk di salah satu hotel di Medan Tuntungan, Medan, Jumat (7/5).

DS (38) dan Nga (33), alias Alek keduanya warga Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel, serta Sh (46) warga Dusun Sumber Sari, Desa Mandalasena, Kecamatan Silangkitang, diringkus dalam pelarian usai menggasak satu unit truk milik Umar Nur Salim alias Ahong di Jalan Kampung Banjar II, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel, pada Kamis (6/5/2021) dini hari. Petugas terpaksa melumpuhkan dua pelaku karena berupaya melawan saat akan ditangkap.

"Tersangka DS dan Sol yang merupakan residivis dalam kasus serupa terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kakinya, karena melawan dan membahayakan petugas saat akan ditangkap," kata Kapolsekta Kotapinang AKP Bambang G Hutabarat, didampingi Panit II Reskrim, Ipda Francis Saragih, saat menggelar pres rilis kepada wartawan di Mapolsek, Senin (10/5/2021).

Dijelaskan, penangkapan para pelaku berawal dari laporan Muhammad Soleh Hasibuan (46) warga Kampung Banjar II, Kelurahan Kotapinang, pada Kamis dini hari sekira pukul 04.00 WIB, satu unit dump truk Mitsubishi Colt Diesel KH8392KB milik Umar Nur Salim yang diparkir di depan rumahnya, dibawa kabur para pelaku.

"Saat itu korban sedang menonton televisi menjelang sahur. Tiba-tiba adiknya melapor truk menyala. Karena curiga, mereka kemudian ke luar dan melihat truk sudah dibawa kabur pelaku," kata Bambang.

Hari itu juga korban membuat laporan ke Polsekta Kotapinang. Berbekal pengaduan itu, personel Polsekta Kotapinang kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan. Kurang dari 24 jam, polisi akhirnya berhasil menemukan keberadaan pelaku. Mereka kemudian diringkus di salah satu hotel di Kecamatan Medan Tuntungan, Medan.

"DS sudah tiga kali masuk penjara dalam kasus pencurian dump truk. Sedangkan Sol dua kali. Para pelaku kemudian digelandang ke Mapolsekta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap lebih jauh sindikat ini," kata Panit I Reskrim, Ipda Francis Saragih menambahkan.

DS di kantor polisi mengaku, usai mencuri, dump truk tersebut kemudian dibawa ke daerah Pal Sabolas, Kabupaten Tapsel. Selanjutnya dump truk dicat di Kabupaten Toba, untuk menghilangkan jejak.

"Saya yang mengajak Sol. Kemudian ia mengajak Aleks. Kami merental satu unit mobil Toyota Agya untuk menggambar target. Jika mobil terjual, rencananya saya dapat bagian Rp20 juta, Sol dan Aleks masing-masing Rp5 juta," kata DS yang sudah tiga kali keluar masuk bui dalam kasus pencurian dump truk tersebut. (*)

Penulis
: Rudi Afandi Simbolon
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com