Tersinggung Dilarang Karaoke di Warung Tuak, Firman Ginting Tewas Ditikam


10.949 view
Tersinggung Dilarang Karaoke di Warung Tuak, Firman Ginting Tewas Ditikam
Foto: Dok/Polsek Mardingding
KORBAN PEMBUNUHAN:  Firman Ginting korban pembunuhan dibawa ke Puskesmas Mardingding untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Medan dikawal personel  Reskrim Polsek Mardingding, Selasa (30/11/2021) malam.
Karo (harianSIB.com)

Firman Ginting (47) tewas ditikam JT (28) warga Dusun Sumbekan Desa Lau Pengulu, Kecamatan Mardingding, Karo, Selasa (30/11/ 2021).

Kapolsek Mardingding Iptu Donal Tambunan, didampingi Kanit Reskrim Ipda Regen Manik ketika dikonfirmasi harianSIB.com, Rabu (1/12/2021), membenarkan terjadinya pembunuhan Firman Ginting warga Sumbekan tersebut.

Disebutkan, kejadian itu berawal dari pelaku JT bersama rekan-rekannya minum - minum tuak di kedai milik Muatsa Tarigan yang merupakan abang kandung pelaku sambil bernyanyi karaoke.

Sebelum kejadian, pemilik kedai tuak mengingatkan pelaku dan rekan-rekannya untuk tidak bernyanyi, karena ada tetangga yang tidak senang yang tak lain korban. Atas pemberitahuan abang kandung pelaku tersebut, JT merasa tersinggung dan kembali ke rumah mengambil sebilah pisau dan mendatangi korban yang sedang duduk di kedai kopi di depan kedai tuak tempat pelaku dan rekan rekannya minum tuak.

"Tersangka langsung mendatangi korban dan melakukan penusukan ke arah dada dan perut korban secara berulang-ulang. Kemudian tersangka melarikan diri," kata Donal Tambunan.

Melihat kejadian tersebut, masyarakat yang berada di sekitar kejadian langsung menolong korban dan membawa ke Puskesmas Mardingding. Setibanya di Puskesmas Mardingding, korban sudah meninggal dunia dengan kondisi usus keluar akibat luka tusuk pada bagian perut sebelah kanan. Juga terlihat luka tusuk pada dada sebelah kiri, dada bagian depan, perut sebelah kanan dan tangan sebelah kiri.

"Malam itu juga, tersangka diamankan beserta barang bukti sebilah pisau untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut di Medan untuk otopsi," kata Donal. (*)

Penulis
: Theopilus Sinulaki
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com