LBH Apresiasi Terobosan Kejari Medan Terapkan Sistem Pelayanan 'Si Abang Lae'

Untuk Pengembalian Barang Bukti Perkara Tilang, Petugas Kejari Mengantar Langsung


499 view
reportase news
Ilustrasi
Medan (SIB)
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Ismail Lubis SH MH menyatakan, sangat mengapresiasi dan mendukung terhadap terobosan Kejari Medan yang menggunakan sistem layanan aplikasi “Si Abang Lae” sebagai layanan untuk pengambilan barang bagi pelanggar Tilang maupun barang bukti perkara, seperti SIM, STNK atau kendaraan. "Kebijakan semacam ini sangat bagus diterapkan apalagi memang disaat situasi seperti sekarang yaitu maraknya masalah pandemi virus Covid-19 atau corona. Namun demikian, yang paling utama juga kami mengingatkan agar kebijakan ini disosialisasikan dengan luas dan aktif agar masyarakat paham dan juga tidak kebingungan dalam penerapannya," kata Ismail kepada SIB di Medan, Jumat (20/3) lalu.

Apresiasi dan dukungan ini disampaikan Direktur LBH Medan,ketika diminta tanggapannya seputar terobosan Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo SH MH,yang telah mengumumkan penutupan pengambilan barang bukti bagi pelanggar Tilang,untuk menghindari kerumunan massa yang datang ke kantor Kejari Medan, dalam upaya mengantisipasi corona. Ia juga berharap, pelayanan yang menggunakan layanan aplikasi di nomor WA 081370820455 dengan syarat memberikan atau menginformasikan identitas yang jelas yaitu nama sesuai KTP melalui WA, alamat tempat tinggal yang lengkap serta memphoto kertas tanda bukti tilang ke WA 'Si Abang Lae' ini juga diharapkan tetap harus berjalan dengan baik ke depan dan terjamin secara permanen.

"Hal ini sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat.Tentu dengan diterapkannya kebijakan seperti ini kita berharap warga Kota Medan terhindar dari penyebaran virus Corona. Dan paling penting kita harus sama-sama berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran, yaitu dengan mengindahkan instruksi Presiden dan Menteri Kesehatan agar tetap mewaspadai diri, menjaga pola hidup sehat dan menghindari kerumunan massa. Program ini dibuat buat dari kita dan untuk kita, jadi mari sama-sama melaksananakannya," katanya.

Telah diberitakan sebelumnya (SIB, Jumat (20/3), untuk pengambilan barang bukti bagi pelanggar Tilang maupun barang bukti bagi pihak berperkara, Kejari Medan melakukan terobosan menggunakan sistim layanan aplikasi “Si Abang Lae”. Untuk itu Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo SH MH menghimbau sekaligus memberi kemudahan bagi masyarakat agar menggunakan layanan dengan sistem Aplikasi “SIABANG LAE”(WA :081370820455 -GARTIS). Syaratnya yaitu dengan memberikan atau menginformasikan identitas yang jelas yaitu nama sesuai KTP melalui WA, alamat tempat tinggal yang lengkap supaya barang dari pelanggar Tilang atau pihak berperkara bisa diantar dengan menggunakan sistem layanan Aplikasi ” Siabang Lae” (Sistem Antar Barang Bukti Lewat Aplikasi Online) serta memphoto kertas tanda bukti Tilang ke WA Siabang Lae tersebut di atas.

“Mengantisipasi Covid-19 tidak menyebar, dengan ini kami beritahukan kepada pelanggar Tilang, bahwa pelayanan Tilang ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo SH MH yang didamping Kasi Pidum Parada Situmorang SH MH kepada wartawan, di sela-sela kesibukannya memantau cek kesehatan personil Adhyaksa Kejari Medan, Kamis (19/3) lalu. Kajari Medan menyampaikan, pelanggar tilang dapat menggunakan aplikasi Si Abang Lae (Sistem Antar Barang Bukti Lewat Aplikasi Online). (M20/BR1/c)
Penulis
: redaksisib