Wilianto Ditemukan Tewas Diduga Tertabrak Kereta Api di Sergai


295 view
Wilianto Ditemukan Tewas Diduga Tertabrak Kereta Api di Sergai
Foto: Dok/Humas Polres Sergai
TERTABRAK KERETA: Jenazah Wilianto (48) saat ditemukan warga tewas tergeletak diduga tertabrak kereta api di pinggiran rel kereta api di perlintasan KM 65  di Dusun I Desa Pon, Kecamatan Seibamban, Sergai, Selasa (30/11/2021) malam.
Sergai (harianSIB.com)

Wilianto alias Ayang (48), warga Dusun II Desa Pon, Kecamatan Seibamban, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), ditemukan tewas di pinggiran rel kereta api di perlintasan jalan setapak KM 65, tepatnya di Dusun I Desa Pon, Kecamatan Seibamban, Selasa (30/11/2021) malam. Korban diduga tewas akibat tertabrak kereta api.

Korban pertama kali ditemukan Andrio (32), warga komplek Pon Indah Dusun I Desa Pon, Kecamatan Seibamban. Saat ditemukan, korban yang mengenakan baju merah dan celana pendek warna hitam, tergeletak tewas dengan posisi miring di pinggiran rel kereta api.

Selanjutnya, warga sekitar langsung memberitahukan peristiwa tersebut kepada Taufik Hidayatullah (30), sekuriti PT KAI Stasiun Seirampah yang selanjutnya melaporkan ke Polsek Firdaus.

Kapolres Sergai melalui Kapolsek Firdaus AKP Idham Halik didampingi Kanit Reskrim, Iptu Ahmad Mula Purba, Rabu (1/12/2021), membenarkan adanya seorang pria tewas diduga tersambar kereta api.

"Kejadiannya hari Selasa (30/11/2021) malam, sekira pukul 19.00 WIB. Piket Polsek Firdaus menerima laporan adanya warga masyarakat Desa Pon meninggal dunia akibat tertabrak kereta api," katanya.

Atas informasi tersebut, lanjut Kapolsek, petugas SPKT beserta piket Reskrim langsung ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat petugas tiba di lokasi, benar ditemukan percikan darah di rel kereta api KM 65. Sedangkan korban ditemukan tergeletak berlumuran darah di pinggir rel kereta api di rerumputan," terangnya.

Keterangan saksi Taufik Hidayatullah, tambah AKP Idham, korban sedang duduk di pinggir rel kereta api dan tidak memperhatikan kereta api barang KLB/10433 yang datang dari arah Tebingtinggi menuju Medan yang dikemudikan Asisten Masinis Ahmad (45), sehingga korban tertabrak dan terpental di rerumputan.

"Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan hidung, telinga mengeluarkan darah, bagian leher luka robek, kaki kiri dan kanan, serta kening luka lecet dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat ini korban sudah dibawa ke RSU Melati Desa Pon untuk di visum ex repertum," pungkas Idham Halik. (*)

Penulis
: Rimpun H Sihombing
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com