WHO Khawatir ‘Amnesia’ Covid-19 Jadi Pandemi Baru di Masa Datang


212 view
Foto: Getty Images
WHO soal kemungkinan pandemi berikutnya. 
Jakarta (SIB)
Sudah satu tahun pandemi Covid-19, pakar darurat utama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dunia berisiko mengalami pandemi di masa mendatang jika tak belajar dari krisis Covid-19 yang dialami saat ini. Hal ini berkaitan dengan yang disebutnya 'amnesia' Covid-19, apa maksudnya?

"Saya telah melihat amnesia yang tampaknya turun ke dunia setelah peristiwa traumatis, dan itu bisa dimengerti," kata Mike Ryan dalam pengarahan di Jenewa.

"Tapi jika kita melakukan ini lagi seperti yang kita lakukan setelah SARS, seperti yang kita lakukan setelah H5N1, seperti yang kita lakukan setelah pandemi H1N1, jika kita terus mengabaikan kenyataan tentang apa yang muncul dan patogen berbahaya dapat lakukan terhadap peradaban kita, maka kita cenderung mengalami hal yang sama atau lebih buruk lagi dalam hidup kita," katanya menegaskan.

Selain itu, ia juga mengecam negara-negara maju, menilai bahwa mereka menjalankan sistem perawatan kesehatan bak 'maskapai penerbangan berbiaya rendah'.

"Di utara, karena model biaya untuk sistem kesehatan, kami telah merancang sistem kesehatan kami untuk diberikan pada 95 persen, 98 persen, dengan efisiensi 100 persen. Ini hampir seperti model maskapai penerbangan berbiaya rendah untuk pemberian layanan kesehatan," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus juga meminta agar negara-negara tidak mempolitisasi asal-usul Covid-19. Hal ini disebutkan akan menghambat investigasi WHO terkait kebenaran asal Covid-19.

"Kita perlu mengetahui asal muasal virus ini karena dapat membantu kita mencegah wabah di masa mendatang," kata Tedros.
"Tidak ada yang disembunyikan. Kami ingin tahu asalnya, dan hanya itu," lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, Donald Trump menuduh China menyembunyikan Covid-19 di awal merebak bekerja sama dengan WHO, namun WHO berulang kali membantah pernyataan tersebut. Media pemerintah China juga mengatakan Covid-19 sebenarnya berasal dari luar negeri dengan terus menekankan penemuan jejak Corona di makanan beku impor. (dth/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com