Perkuat Solidaritas di Masa Covid-19, Komunitas Portuna Assik Gelar Konser Mini


262 view
Foto SIB/Portuna Assik
LATIHAN JELANG KONSER : Para musisi dan penyanyi anggota Portuna Assik foto bersama di sela latihan menjelang konser mini yang akan digelar pada Minggu, 4 Oktober 2020.
Medan (SIB)
Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 telah meluluh-lantakkan berbagai sektor usaha, termasuk dunia industry pariwisata dan hiburan. Menyikapi situasi sulit itu komunitas penyanyi dan musisi anggota Portuna Assik yang merupakan bagian dari Pomparan Tuan Dibangarna (Portuna) Kota Medan akan menyelenggarakan acara kumpul-kumpul dan Konser Mini Live Streaming pada Minggu, 4 Oktober 2020.

Ketua Panitia GRD Panjaitan didampingi Wakil Ketua Ricky Silitonga kepada wartawan, baru-baru ini menjelaskan, even kumpul-kumpul dan live streaming itu juga untuk penguatan solidaritas sesama artis atau seniman dari keturunan Pomparan Tuan Dibangarna yang sama-sama tidak bisa berkreasi lagi akibat Covid-19.

“Kita sepakat untuk membuat acara kumpul dan membuat konser mini secara live streaming di Molivia Café Jalan HM Jhoni Medan pada hari Minggu,” kata GRD Panjaitan didampingi Ricky Silitonga.

Dijelaskan, para musisi keturunan Tuan Dibangarna memang tidak banyak jumlahnya di Medan. Portuna Assik adalah komunitas para penyanyi dan musisi marga keturunan Portuna termasuk dari pihak boru dan bere. Kegiatan itu kata GRD Panjaitan didukung oleh jajaran penasehat terdiri dari AKBP (Purn) Watimin Panjaitan, Jonni Silitonga SH,MH, Nelson Siagian, Dedi H Siagian, Banuara Sianipar dan Alfred Sianipar.

Acara itu nantinya akan melibatkan para musisi anggota Portuna Assik antara lain roker Kota Medan, Maringan Siagian, Lidya Sipahutar dan Flora Pasaribu. Konser juga diisi penampilan uning-uningan atau music tradisional Batak yang dibawakan GRD Panjaitan, Apen Panjaitan, Alvades Panjaitan, Marihot Simanjuntak, Pangeran P Panjaitan. Kemudian musisi pengiring antar lain Izal Silitonga, Mervin Aritonang, Halasan Panjaitan dan Ricky Silitonga yang dikenal salah satu saxophonis Kota Medan.

“Situasi saat ini memang sangat mengganggu ekonomi dan kreativitas seluruh seniman di Indonesia termasuk di Sumut dan para anggota Portuna Assik. Jadi konser ini sekaligus wadah berkreasi bersama sekalain menggalang kekompakan dan solidaritas sesama pomparan Tuan Dibangarna,” kata Ricky. (R15/a)