Beli Sabu 90 Ribu Divonis 4,5 Tahun Penjara


129 view
foto/ay
Petugas mengawal terdakwa saat mengikuti sidang online.
Simalungun (SIB)
Richky Siagian alias Riky (36), warga Nagori Marubun Jaya Kecamatan Tanah Jawa divonis 4 tahun 6 bulan denda 800 juta subsider 3 bulan penjara. Vonis Hakim pimpinan Roziyanti yang dibacakan dalam persidangan, Kamis (15/10) itu lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Sebelumnya, JPU Hiras Affandi Silaban SH menuntut pidana penjara 5 tahun denda 800 juta subsider 6 bulan penjara. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melangga pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika. Sepaket sabu seberat 0,02 gram (netto) dinyatakan dimusnahkan.

Riky didampingi Pengacara prodeo dari Posbakum PN Simalungun Sintong Sihombing dan Andrea Sinaga diberi waktu 7 hari untuk menyatakan menerima atau pun melakukan upaya banding atas vonis tersebut. Demikian juga dengan jaksa diberikan hak yang sama.

Menurut hakim, terdakwa ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, Kamis, 5 Maret 2020 di Perladangan nenas kukdong Nagori Marubun Jaya Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Saat melihat petugas, terdakwa berusaha melarikan diri bersama 2 temannya sambil membuang sesuatu.

Tapi terdakwa berhasil ditangkap dan 2 temannya lolos. Barang bukti yang sempat dijatuhkan diakui terdakwa dibeli dari Usep Siregar (DPO) seharga 90 ribu. Rencananya, sabu tersebut akan digunakan bersama temannya yang berhasil kabur.

"Uang beli sabu punya teman ku pak, aku hanya disuruh beli dan dikasih pakai sama," kata terdakwa kepada petugas saat ditangkap.
Bersama barang bukti, terdakwa dibawa untuk melakukan pengembangan menemui Usep Siregar tapi tidak berhasil. Maka petugas langsung membawa terdakwa ke Polres Simalungun di Raya untuk diproses sesuai hukum.

Hal yang memberatkan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan, menyesal dan belum pernah dipidana. (S03/a)
Penulis
: Redaksi