Cekcok di Lapo Tuak, Fernando Ginting Tewas Ditikam di Kinangkong Karo


513 view
Foto Dok/Polsek Mardingding
JENAZAH: Jenazah Nando Ginting warga Kinangkong terbaring di Puskesmas Lau Baleng sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Medan, Minggu (21/2/2021) malam.
Karo (SIB)
Gegara cekcok di lapo tuak, Fernando Ginting (34) alias Nando tewas dibacok MS (34) keduanya warga Kinangkong di Desa Kinangkong Kecamatan Laubaleng Kabupaten Karo, Minggu (21/2) pukul 19.30 WIB.

Kapolsek Mardingding Iptu Donal Tambunan didampingi Kanit Reskrim Ipda Regen Manik ketika dikonfirmasi SIB, Senin (22/2) menyebutkan, kejadian itu berawal saat MS yang minum tuak bercerita kepada rekannya bahwa Nando pernah menipu atau mempermainkan MS. Mendengar pembicaraan MS, korban tidak terima dan menyangkal sehingga keduanya terjadi pertengkaran.

Dijelaskannya, perselisihan keduanya sudah diselesaikan dan sepakat berdamai. Lalu MS meninggalkan lapo sedangkan korban masih melanjutkan minum tuak.

Tak berselang lama, MS kembali datang ke lapo tuak untuk menemui korban. Saat itu perkelahian tak teralakkan. Rekan di lapo tak berani melerai karena diketahui Nando memegang sebilah pisau. Keduanya saling dorong sampai ke badan jalan hingga bergumul.

Keduanya terjatuh dalam kondisi terkena benda tajam dan langsung dilarikan ke Puskesmas Laubaleng.

"Korban sempat mendapat perawatan medis akibat luka tusukan benda tajam di bagian dada. Namun tak berselang lama, Nando meninggal dunia, dan jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi" ungkap Ipda Regen Manik.

Sementara MS dirawat akibat mengalami luka robek di bagian kepala, telinga dan jari tangan sebelah kiri. (K01/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com