Dipicu Cekcok, Seorang Pria Tewas Ditikam Tetangga di P Siantar


409 view
Pematangsiantar (SIB) - Dipicu cekcok, seorang pria Dedi Wahyono (38) tewas ditikam pelaku berinisial AG (42) di Jalan Pematang Gang Pulau Merana l Kelurahan Simalungun Siantar Selatan, Rabu (14/11). 

Korban yang sehari-hari berdagang buah memiliki istri dan dua anak ini, tewas dalam kondisi luka pada bagian dada sebelah kiri akibat terkena tusukan pisau. 
Warga setempat yang mengetahui kejadian memberitahu kepada petugas kepolisian. Petugas Identifikasi Satreskrim Polres Pematangsiantar dibantu Polsek Siantar Selatan turun ke lokasi lalu mengevakuasi jasad korban ke ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan autopsi. 

Informasi yang dihimpun, dari kalangan warga di sekitar lokasi menyebutkan, perkelahian itu dipicu keributan adu mulut antara pelaku dan korban yang merupakan tetangga di Jalan Pematang Gang Pulau Merana l Kelurahan Simalungun Siantar Selatan. 

Namun, usaha warga gagal melerai perkelahian keduanya, pelaku AG diduga sudah beringas lalu masuk ke dapur rumahnya dan mengambil sebilah pisau, kemudian menusukkan dada korban. 

"Perkelahian itu diduga dipicu ribut adu mulut dengan posisi keduanya saling tatap-tatapan karena sempat terdengar pelaku berkata kepada korban 'Matamu itu' dan terjadi pertikaian. Kami juga sempat melerai mereka, pelaku pun masuk ke dapur rumahnya dan korban saat itu hendak menaiki sepedamotornya. Kemudian pelaku mendatanginya dan langsung menusukkan pisau yang diambilnya ke dada korban dan terjatuh. Pelaku AG langsung melarikan diri dan warga sempat mengejarnya, namun tidak berhasil. Kami pun memberitahukan kepada petugas kepolisian dan membawa korban ke RSUD Djasamen Saragih," ujar marga Hutapea. 

Kapolsek Siantar Selatan Iptu Rudi Panjaitan saat dikonfirmasi, Rabu (14/11) membenarkan adanya seorang pria diduga korban pembunuhan di Jalan Pematang Gang Pulau Merana l Kelurahan Simalungun Siantar Selatan. 

"Petugas Identifikasi Satreskrim Polres Pematangsiantar sudah olah TKP dan membuat garis polisi. Jasad korban sendiri telah dibawa ke ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih untuk dilakukan autopsi. Untuk tindaklanjut penyelidikan sudah ditangani bagian Reskrim Polres Pematangsiantar," ujarnya. 

Senada dengan itu pihak forensik RSUD Djasamen Saragih dr Reinhard Hutahaean mengatakan, hasil autopsi pihak medis terhadap jasad korban ditemukan satu tusukan benda sajam terkena jantung sama paru-paru bagian atas sebelah dada kiri. 

Ditegaskan, kematian korban disebabkan mati lemas dan pendarahan. (D11/q) 


Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com