Dua Bulan Buron, Tersangka Penikam Diciduk di Rumahnya


155 view
Foto SIB/Dok/Humas
AMANKAN: Tersangka Yu saat diamankan di Mapolsek Tanjungbalai Selatan, Jumat (16/10).
Tanjungbalai (SIB)
Dua bulan buron, tersangka penikam diciduk Polres Tanjungbalai dari rumahnya di Desa Hessa Air Genting Kecamatan Air Batu, Asahan, Selasa (13/10) petang.

Tersangka Yu (21) ditangkap Tekab Reskrim Polres Tanjung-balai bersama Polsek Tanjung-balai Selatan, atas dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban Zunaidi (38).

Yu sempat buron selama lebih dari dua bulan, sejak Yu dan teman sekampungnya SB alias Bolot (27) melakukan pengeroyokan terhadap korban Zunaidi, Senin (27/7) dinihari lalu di Jalan Pattimura Kelurahan Pantai Burung Kota Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira kepada SIB, Jumat (16/10) mengungkapkan kronologis penangkapan Yu.

"Tersangka kita ciduk dari rumahnya, memang sempat kabur dan buron dua bulan. Rekannya bernama Bolot berhasil kita tangkap tidak lama setelah mengeroyok korban," ujar Putu menambahkan tersangka dijerat Pasal 170 subsidair Pasal 351 Ayat 2 KUHPidana.

Yu dan Bolot diduga melakukan penganiayaan terhadap Zunaidi, warga Jalan Rambutan, Kelurahan TB Kota II Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Senin 27 Juli 2020 sekira pukul 02.00 WIB, di Jalan Pattimura Kota Tanjungbalai.

Kronologis penganiayaan terjadi saat Zunaidi bersama Dani (Saksi) mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Pattimura. Dani yang membonceng korban disapa tersangka Yu. Lalu keduanya berhenti dan mendatangi Yu.

Saat korban dan saksi mendekat, Yu masuk ke dalam rumahnya. Sesaat kemudian, seorang pria berinisial Bolot keluar dari rumah Yu dan menghampiri korban dan saksi.

"Kau anak Gang Rambutan?," tanya Bolot kepada korban. "Iya, kenapa bang?, "korban balik bertanya. Namun Bolot langsung memukul kepala korban, sementara korban berusaha turun dari sepeda motor sembari menangkis pukulan Bolot.

Saat Bolot memukul korban, Yu keluar dari rumahnya dengan membawa sebilah pisau dan menghampiri korban sembari berucap, "Ku tikam kau" teriak Yu yang langsung menghujamkan pisau di tangannya ke perut korban, namun berhasil ditangkis hingga melukai tangan korban.

Korban yang terus menerima pukulan dari Bolot akhirnya terjatuh. Sedangkan pisau yang semula berhasil dipegang korban agar tidak melukai perutnya, terlepas dari tangannya dan pisau tersebut ditusukkan Yu ke bagian rusuk kiri korban.

Korban yang terluka akibat tertusuk pisau berhasil kabur dibantu Dani, menuju RSUD Tengku Mansyur Tanjungbalai dan menjalani perawatan medis. Karena luka yang diderita korban serius, korban menjalani rawat inap di rumah sakit. Akibat kejadian itu, kerabat korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tanjungbalai Selatan.

"Tersangka Yu tidak berhasil kita temukan dan hanya Bolot yang kita amankan pasca melakukan pengeroyokan. Selasa (13/10) sekira pukul 18.00 WIB, Tekab Reskrim Polres Tanjungbalai bersama Polsek Tanjungbalai Selatan, menerima kabar bahwa Yu berada di Asahan.

Yu kita tangkap di rumahnya di Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Asahan. Saat itu Yu sedang duduk santai di rumahnya. Yu mengaku menusuk korban menggunakan pisau yang dibuangnya ke sungai, pisau tersebut tidak berhasil kita temukan," ujar Putu. (A08/d)

Penulis
: Redaksi