Dua Pencuri Kelapa Sawit Dihukum 8 Tahun


219 view
Foto: Istimewa
Ilustrasi
Simalungun (SIB)
Dua terdakwa pencuri buah kelapa sawit dari PKS (pabrik kelapa sawit) milik PTPN IV Bah Jambi, yakni Prawira Jaya (54) dan Supriadi Sinaga alias Kibul (47) masing-masing dihukum 4 tahun penjara di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (9/11).

Vonis Majelis Hakim diketuai Roziyanti SH lebih berat 1 tahun dari tuntutan Jaksa Ade Jaya Ismanto SH. Menurut hakim, pencurian itu dilakukan kedua terdakwa bersama 11 orang lainnya (DPO), Kamis 9 Juli 2020 pukul 22. 00 WIB di peron PKS Bah Jambi.

Sebelumnya, para terdakwa bersama tersangka lainnya yang belum tertangkap merencanakan pencurian itu di dalam warung milik marga Butarbutar di perumahan Afdeling I PTPN IV Bah Jambi Nagori Bah Jambi Kecamatan Jawa Maraja Simalungun.

Dua anggota TNI yang dipekerjakan sebagai pengamanan kebun berhasil menangkap kedua terdakwa, sementara sebelas tersangka lainnya berhasil melarikan diri. Hakim mempersalahkan para terdakwa melanggar pasal 111 UURI No 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan melanggar pasal 107 huruf 4 UURI No 39 tahun 2014 tentang perkebunan jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan ketiga pasal 363 ayat (1) ke 3,4,5 KUH Pidana.

Keterangan saksi-saksi dari pihak perkebunan dibenarkan oleh kedua terdakwa. Akibat perbuatan para terdakwa pihak perkebunan dirugikan Rp 7.794.330.

Kedua terdakwa, warga Nagori Syahkuda dan Nagori Bah Joga tersebut mengakui kesalahannya. Kedua terdakwa, juga mengaku, sudah pernah dihukum dalam kasus pencurian dan perampokan.

Atas putusan hakim tersebut kedua terdakwa dan jaksa menerimanya.

DITUNTUT 3 TAHUN
Sementara itu, Jaksa Devica Octaviana SH menuntut terdakwa Kliwon (33), pemilik sabu 0,51 gram agar dijatuhi hukuman 3 tahun penjara di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (9/11).

Menurut jaksa dalam tuntutannya, terdakwa ditangkap Satnarkoba Polres Simalungun di depan rumah terdakwa di Bandar Rejo Huta III Nagori Bandar Rejo Simalungun, Jumat 19 Juni 2020 pukul 21.39 WIB.

Dari samping tempat duduk terdakwa, polisi menemukan 1 paket besar dan satu paket kecil sabu, sebuah bong, kaca pirex dan HP merk Mito yang diakui terdakwa adalah milik Hamdani (DPO) teman terdakwa.

Jaksa menyatakan perbuatan terdakwa melanggar pasal 127 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang penyalah gunaan Narkotika.
Atas tuntutan jaksa tersebut, terdakwa memohon agar hukumannya diringankan hakim dengan alasan menyesai perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Majelis Hakim diketuai Roziyanti SH dibantu Panitera Amriyata SH, sidang ditutup dan dibuka kembali, Senin (16/11) mendatang. (S03/a)

Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com