Kasus Penembakan yang Menewaskan Ridho Gufa, Polisi Periksa 16 Saksi

* Jenis Senpi Belum Diketahui

166 view
Foto Dok
Kombes Hadi Wahyudi
Medan (SIB)
Untuk mengungkap oknum atau pihak pelaku penembakan yang menewaskan, M Ridho Gufa (37) warga Kampung Keluarga, Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, pihak kepolisian telah memeriksa 16 saksi.

Selain itu, sejumlah barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian juga masih dalam proses pengujian untuk memastikan senjata api jenis apa yang digunakan pelaku menembak korban hingga tewas.

“Proses penyelidikan masih terus dilakukan, dan saat ini sudah 16 orang dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Senin (5/4) kepada wartawan.

Disebutkan, untuk mengungkap kasus penembakan yang menewaskan korban, pihak kepolisian juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Seperti diberitakan sebelumnya, M Ridho Gufa Minggu dini hari (28/4) tewas setelah kepalanya ditembak orang tidak dikenal di kawasan Jalan KL Yos Sudarso KM 13 atau tidak jauh dari SPBU Martubung.

Menurut pihak keluarga korban, korban telah lama berhenti sebagai joki balap liar, tetapi sebelum peristiwa penembakan tersebut, korban yang baru selesai mengikuti acara peringatan hari besar keagamaan, dijemput dan dibujuk rayu dua temannya sebagai joki balap liar, dengan mengendarai sepedamotor Kawasaki Ninja.

Saat berlangsung pemanasan, tiba-tiba korban yang berada di atas sepedamotor ditembak OTK pada bagian kepala belakang, tembus ke kening.

Disebutkan, dalam aksi penembakan yang menewaskan korban, terdengar dua kali suara tembakan atau letusan yang diduga berasal dari senjata api pelaku. (A9/A18/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com