Kurir Sabu Asal Aceh Timur Divonis 10 Tahun Penjara Denda Rp 1 M


192 view
Internet
Suasana sidang vonis kasus peredaran narkotika jenis sabu yang berlangsung secara virtual di Ruang cakra 6 Pengadilan Negeri Medan.
Medan (SIB)
Terbukti sebagai kurir 175 gram narkotika jenis sabu, terdakwa Rezi Juliandri (24) warga Desa Gempong, Aceh Timur divonis pidana 10 tahun penjara dalam sidang virtual di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (19/3).

Dalam amar putusannya, majelis hakim diketuai Martua S menyatakan bahwa terdakwa telah terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. "Mengadili, menjatuhkan terdakwa Rezi Juliandri oleh karenanya dengan pidana penjara selama 10 tahun denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara," ucap hakim Martua.

Majelis hakim berpendapat bahwa perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang dalam memberantas peredaran narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa ialah bersikap sopan selama dalam persidangan.

Majelis sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabrina, yang semula menuntut pidana yang sama. Atas putusan itu, majelis hakim memberikan waktu 7 hari kepada JPU dan penasihat hukum terdakwa, untuk menyatakan terima atau banding.

Mengutip surat dakwaan, pada 9 Juni 2020, terdakwa dihubungi oleh DD (DPO) mengatakan bahwa sebanyak 200 gram sudah ada. Terdakwa kemudian menemui, dengan maksud mengambil sabu tersebut di daerah Calok Gelima Lingkungan Gampong Jawa Aceh Timur.

Setelah bertemu, terdakwa menerima 3 bungkus plastik klip tembus pandang berisikan sabu seberat 175 gram. Setelah menerimanya, lalu disimpan terdakwa di satu tas pinggang warna hitam. Dua hari kemudian, terdakwa berangkat dari Aceh Timur menumpangi taksi gelap.

Di perjalanan terdakwa menghubungi calon pembeli menerangkan bahwa sabu yang dipesan sudah ada, lalu oleh pembeli terdakwa disuruh mengantarkannya ke Medan. Esok harinya, terdakwa tiba di Jalan Asrama Pondok Kelapa, Medan tepatnya di dekat satu loket bus jurusan Aceh Medan.

Sekitar pukul 23.00 Wib calon pembeli datang menemui terdakwa lalu menanyakan sabu tersebut. Terdakwa kemudian disuruh masuk ke dalam mobil calon pembeli lalu memberikan 3 bungkus plastik klip tembus pandang yang berisi sabu seberat 175 gram kepada calon pembeli. Saat itu juga, terdakwa langsung ditangkap oleh petugas Polda Sumut yang melakukan penyamaran sebagai pembeli. (A17/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com