Pemilik 0,32 Gram Sabu Dituntut 5 Tahun Denda Rp 800 Juta


103 view
Merdeka.com
Ilustrasi Sidang.
Simalungun (SIB)
Terdakwa LAD (30), warga Jalan Seh Kodok Nagori Lanbouw terbukti memiliki sabu 0,32 gram sabu, dituntut 5 tahun denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara di sidang onine Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (4/3).

Menurut jaksa, terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun Andi Nainggolan, Frando Nababan dan Efraim Purba, setelah menerima informasi dari masyarakat, Minggu 13 September 2020 pukul 1.30 WIB di dalam rumah terdakwa. Berikut barang bukti tiga paket sabu bersama terdakwa diserahkan ke Polres Simalungun untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pengakuan terdakwa, sabu sebanyak itu diperoleh terdakwa dengan cara membeli dari Alpin (DPO) sebanyak 0,32 gram, Minggu 13 September 2020 pukul 21.00 WIB. Kemudian, sabu dibagi menjadi 3 bungkus dan menyimpannya di dalam lemari.

Sekira pukul 01.00 WIB dini hari, polisi datang dan menangkap terdakwa bersama 3 paket sabu. Terdakwa dijerat jaksa melanggar pasal 112 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009.

Atas tuntutan jaksa, terdakwa didampingi Pengacara Fransiskus Silalahi SH memohon agar hakim meringankan hukuman terdakwa.
Untuk mendengar vonis Majelis Hakim diketuai Roziyanti SH sidang ditutup dan dibuka kembali, Kamis pekan depan.

Dituntut
Sementara itu, terdakwa S (47), warga Jalan Titi Gantung LK IV Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok terbukti memiliki 0,21 gram sabu, dituntut 5 tahun denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (4/3).

Menurut Jaksa Ade Jaya Ismanto SH, terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun B Paiduk Lumbanraja, Arikson Sibarani dan Leo Silalahi, Rabu 11 September 2020 pukul 19.30 (WIB) di belakang gudang kosong Gang Titi Gantung Kelurahan Sinaksak Tapian Dolok Simalungun dan menemukan satu paket sabu dari saku baju terdakwa.

Pengakuan terdakwa, sabu sebanyak itu dibeli dari Ari Celeng (DPO) dan setelah menerima sabu, tiba-tiba polisi datang dan menangkap terdakwa berikut satu paket sabu dari saku bajunya.

Atas tuntutan jaksa, terdakwa didampingi Pengacara Fransiskus Silalahi memohon agar hukumannya diringankan hakim dengan alasan sangat menyesal dan berjanji akan bertobat.

Untuk mendengar vonis Majelis Hakim diketuai Roziyanti SH, sidang ditutup dan dibuka kembali, Rabu pekan depan. (D2/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com