Pemilik Sabu 0,65 Gram Dihukum 4,5 Tahun


130 view
Foto Istimewa
Ilustrasi dihukum
Simalungun (SIB)
Yudi Handoko alias Ucok (22), penduduk Huta III Bahal Batu Nagori Kecamatan Huta Bayu Raja, terbukti memiliki 0,65 gram sabu, dihukum 4 tahun dan 6 tahun denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (13/1)

Vonis Majelis Hakim diketuai A Hadi Nasution SH lebih berat 6 bulan dari tuntutan Jaksa Fransiska Sitorus yang semula menuntut 4 tahun penjara denda yang sama. Terdakwa ditangkap, Minggu 23 Agustus 2020 pukul 18.00 WIB di teras pangkas Indra Huta Maligas III Nagori Bahal Batu Kecamatan Hutabayu Raja Simalungun.

Terdakwa, saat itu sedang mengantarkan bahan bangunan bertemu dengan Dani (DPO), kemudian sepakat untuk belanja sabu dengan cara patungan.

Keduanya berangkat menuju Simpang Gambus Kabupaten Batu Bara, kemudian terdakwa turun dari boncengan sepeda motor yang dikemudikan Dani untuk belanja sabu Rp 500 ribu dari seorang laki-laki.

Saat menuju pulang persisnya di daerah Sei Mangke Simalungun sabu dibagi dua dan satu paket dibawa oleh Dani untuk dipakai, sedangkan terdakwa menyimpannya sabu miliknya di dalam saku.

Ketika terdakwa duduk di teras pangkas Indra Huta Maligas, dia didatangi polisi dan menemukan tiga plastik klip kecil berisi sabu dari samping kaki terdakwa.

Bersama barang bukti tersebut terdakwa diserahkan ke Mapolres Simalungun. Terdakwa didampingi Pengacaranya Fransiskus Silalahi SH menerima vonis hakim.

DIADILI
Sementara itu, Jaksa Sanggam P Siagian SH menghadapkan YS alias Yudi (43) sebagai terdakwa kasus kepemilikan 5,06 gram sabu ke sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (13/1).

Menurut jaksa dalam dakwaannya, terdakwa penduduk Pondok Buluh Kecamatan Dolok Panribuan Simalungun, Sabtu 18 Juli 2020 pukul 11.00 WIB dengan naik angkutan umum pergi ke Pasar III Kampung Tandem Kota Binjai untuk belanja sabu seberat 5 gram lebih dari Pandy (DPO).

Setelah berhasil belanja sabu, terdakwa kembali ke rumahnya di Pondok Buluh Simalungun. Kemudian terdakwa membagi sabu ke dalam plastik klip kosong dan menyimpannya di dalam panci yang tergantung di dalam kamar mandi rumah terdakwa.

Tiga anggota Satnarkoba Polres Simalungun Aswin Manurung, Andi Nainggolan dan Arikson Sibarani yang sebelumnya sudah menerima informasi dari masyarakat langsung mendatangi rumah terdakwa. Setelah melakukan penggeledahan, polisi menemukan paket sabu dari dalam panci yang tergantung di kamar mandi rumah terdakwa.

Kemudian polisi juga menemukan dua kaca pirex dari atas meja dan satu HP merk Samsung lipat. Jaksa menjerat terdakwa melanggar pasal 114 dan pasal 112 UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Atas dakwaan jaksa tersebut, terdakwa didampingi Pengacara Fransiskus Silalahi SH tidak mengajukan eksepsi. Untuk mendengar keterangan saksi-saksi, sidang dipimpin Majelis Hakim diketuai Hendrawan Nainggolan SH menutup sidang dan membukanya kembali, Selasa (19/1) mendatang. (S03/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com