Penipuan Berkedok Investasi di Medsos Dibongkar Polisi


504 view
Malang (SIB)- Penipuan investasi melalui media sosial dibongkar Satreskrim Polresta Malang. Satu pelaku ditangkap dengan sejumlah barang bukti turut diamankan. Tersangka adalah M Syaiful Arief (31), warga Simpang Borobudur, Kota Malang, seharinya berprofesi sebagai guru sekolah dasar di Kota Malang.

Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan mengatakan, butuh waktu lama untuk mengungkap identitas pelaku yang menggunakan nama akun Sari Dewi di laman facebooknya.

Akun abal-abal digunakan untuk menggaet nasabah dengan iming-iming investasi keuntungan 10 kali dari dana yang disetorkan, minimal sebesar Rp 4 juta.

"Selama beroperasi sejak 2014, akun Sari Dewi yang digunakan pelaku sudah melakukan transaksi hingga Rp 2,5 miliar lebih. Investasi bohong yang ditawarkan dengan keuntungan 10 kali lipat," tegas Kapolres saat rilis di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat (8/9).

Kapolres menyebut, saat ini tengah memburu pelaku lain, karena diduga kuat pelaku menjalankan aksinya tak seorang diri.

Dari penyidikan sementara terungkap sudah ada 50 korban tertipu dengan investasi ditawarkan pelaku. Para korban memberikan uangnya melalui transfer ke rekening bank yang disediakan oleh tersangka.

"Modusnya pelaku menawarkan investasi dalam grup facebook bisnis Kota Malang, calon nasabah yang tertarik kemudian diajak berkomunikasi personal oleh akun Sari Dewi. Pelaku juga membuka ruang komunikasi melalui grup Whatsapps. Kasus terungkap setelah ada salah satu korban melapor," ujar Hasibuan.

Diungkapkan dia, dalam pemeriksaan tersangka mengaku, belajar investasi bodong melalui internet. Saat ditangkap, polisi menyita laptop, uang tunai sebesar Rp 2,8 juta, sejumlah buku tabungan, Hp dan satu unit mobil Honda Jazz dibeli uamg nasabah yang diinvestasikan.

"Uang hasil kejahatan untuk membeli mobil dan kebutuhan sehari-hari. Tersangka belajar dari internet, ketika ditagih keuntungan oleh nasabah selalu mengelak yang kemudian memblokir akun nasabah," beber Hasibuan. (detikcom/d)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com