Polda Sumut Tembak 1 dari 4 Pelaku Jaringan Narkoba Internasional

* Barang Bukti Sabu Disita 4 Kg

191 view
Foto SIB/Roni Hutahaean
PAPARAN: Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin didampingi Direktur Narkoba Kombes Robert Da Costa, Kabid Humas Kombes Tatan Dirsan Atmadja, Kepala Laboratorium dan Karumkit Bhayangkara melaksanakan paparan kasus terkait penangkapan 4 pelaku dan menyita 4 Kg sabu. 
Medan (SIB)
Direktorat Narkoba Polda Sumut menembak 1 dari 4 pelaku yang merupakan jaringan narkotika jenis sabu internasional yakni Malaysia, Provinsi Lampung, Aceh dan Propinsi DKI Jakarta.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin didampingi Direktur Narkoba Kombes Robert Da Costa, Kabid Humas Kombes Tatan Dirsan Atmadja dan Kabid Propam AKBP Donald Simanjuntak melakukan paparan kasus, Sabtu (18/4) siang di RSU Bhayangkara Medan.

Dalam paparannya, Kapolda Sumut menjelaskan, tersangka meninggal dunia 1 orang ditembak tegas dan terukur inisial FI, karena mencoba melawan petugas saat diamankan, sedangkan 3 pelaku lainnya, yakni PA, PAS, dan AAF diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ke 4 pelaku berasal dari Lampung, namun menjalin jaringan di Propinsi Aceh, dugaan sementara barang tersebut dari Malaysia sebanyak 4 Kg sabu yang dimasukkan ke dalam kemasan kopi Gayo Aceh.

"Ini modus baru untuk mengelabu petugas, biasanya narkotika jenis sabu dibungkus dengan kemasan teh china. Namun 4 pelaku ditangkap Ditresnarkoba membawa bungkusan berisi sabu dikemas kopi Gayo Aceh," tegas Martuani.
Mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu menjelaskan, akan melakukan tindakan tegas siapapun yang mencoba bermain-main terhadap barang haram ini sebagai bentuk keseriusan Polda Sumut untuk menindak lanjutinya.

Dia meminta bantuan rekan media untuk mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya narkotika dengan menyajikan berita serta keseriusan kinerja Polri memberantas segala bentuk narkotika.

Saat ini, Sumut sudah bukan menjadi lokasi transit saja, akan tetapi sudah tempat pengedaran narkotika, maka dari itu memohon jurnalis untuk apresiasi serta support polisi mengungkap dari segala bentuk kejahatan narkotika khususnya di Sumut.

Bilamana ada hal-hal yang mencurigakan untuk melaporkannya ke polsek- polsek terdekat agar segera ditindak lanjuti.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut langsung mewawancara ketiga pelaku dan mengakui memeroleh upah 25 juta per orang dari setiap aksinya yang dibayar oleh bos mereka yang tewas ditembak petugas. (T04/c)


Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com